
Bola.net - Tur Nusantara alias laga uji coba bagi tim nasional Indonesia U-19, terus berlanjut. Kali ini, menyambangi PSIS Semarang, kontestan Divisi Utama musim 2013-2014.
Laga kedua tim, bakal tersaji di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/2). Bagi kubu Mahesa Jenar- julukan PSIS Semarang-kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mendulang pemasukan dana yang signifikan.
"Kami menargetkan bisa mendapatkan pemasukan Rp150 juta dari penjualan tiket," ungkap Yoyok Sukawi, CEO PT Mahesa Jenar Semarang.
Dana tersebut, akan digunakan PSIS Semarang guna mempersiapkan tim. Apalagi, mundurnya jadwal kompetisi selama 2 bulan lebih, mengakibatkan adanya pembengkakan dana. Diterangkan Yoyok, setiap bulannya rata-rata membayar gaji pemain dan tim sekitar Rp300 juta.
"Jadi, kalau diundur dua setengah bulan, hampir Rp900 juta. Karena itu, kami berharap target Rp150 juta bisa terpenuhi. Karena diundurnya kompetisi ini, mengakibatkan pembengkakan dana yang tidak disiapkan sebelumnya," sambungnya.
Lebih jauh dikatakannya, PSIS Semarang juga berencana memperbanyak partai uji coba di kandang dengan tim selevel. Tujuan utamanya, tentu untuk mendongkrak pendapatan dari penjualan tiket. Namun ditegaskannya, hal tersebut belum sepenuhnya diputuskan manajemen.
Sejauh ini, tiket uji coba lawan Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19 baru mulai dijual Selasa (11/2). Masing-masing yakni, di markas PSIS, kompleks Stadion Citarum, Semarang dan Jalan Ki Mangunsarkoro. Untuk tiket VVIP dengan sistem terusan selama satu musim kompetisi, sudah habis terjual. Adapun untuk tiket VIP seharga Rp100 ribu.
Laga kedua tim, bakal tersaji di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/2). Bagi kubu Mahesa Jenar- julukan PSIS Semarang-kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mendulang pemasukan dana yang signifikan.
"Kami menargetkan bisa mendapatkan pemasukan Rp150 juta dari penjualan tiket," ungkap Yoyok Sukawi, CEO PT Mahesa Jenar Semarang.
Dana tersebut, akan digunakan PSIS Semarang guna mempersiapkan tim. Apalagi, mundurnya jadwal kompetisi selama 2 bulan lebih, mengakibatkan adanya pembengkakan dana. Diterangkan Yoyok, setiap bulannya rata-rata membayar gaji pemain dan tim sekitar Rp300 juta.
"Jadi, kalau diundur dua setengah bulan, hampir Rp900 juta. Karena itu, kami berharap target Rp150 juta bisa terpenuhi. Karena diundurnya kompetisi ini, mengakibatkan pembengkakan dana yang tidak disiapkan sebelumnya," sambungnya.
Lebih jauh dikatakannya, PSIS Semarang juga berencana memperbanyak partai uji coba di kandang dengan tim selevel. Tujuan utamanya, tentu untuk mendongkrak pendapatan dari penjualan tiket. Namun ditegaskannya, hal tersebut belum sepenuhnya diputuskan manajemen.
Sejauh ini, tiket uji coba lawan Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19 baru mulai dijual Selasa (11/2). Masing-masing yakni, di markas PSIS, kompleks Stadion Citarum, Semarang dan Jalan Ki Mangunsarkoro. Untuk tiket VVIP dengan sistem terusan selama satu musim kompetisi, sudah habis terjual. Adapun untuk tiket VIP seharga Rp100 ribu.
Pada laga uji coba sebelumnya, Garuda Jaya memetik kemenangan dari tim Pra PON DIY, skor 3-2, di Stadion Mandala Krida, Yogoyakarta, Jumat (7/2) malam.
Tim Pra PON DIY, mampu membuka skor melalui Martinus Novianto di menit 18 dan 41. Sementara Garuda Jaya, baru bisa mencetak satu gol sebelum turun minum lewat sundulan Reza Pahlevi. Kemudian, dua gol lainnya disusul Ryuji Prabowo menit ke-85 dan David Maulana menit ke-88. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 14:33Botol Minum Bikin FIFA Bingung
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:45Prabowo: Kalau Kita Diejek, Balas dengan Sopan Santun
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
