
Bola.net - Konflik internal terjadi dalam tim PSM Makassar. Markus Haris Maulana atau yang lebih dikenal dengan Markus Horison terlibat perseteruan dengan pelatih kiper Hermansyah saat latihan di Lapangan Karebosi, Makassar, kemarin sore, Rabu (9/4/2014).
Belum diketahui pasti apa penyebab keributan ini. Dari info yang beredar, saat itu Markus yang diminta untuk semangat menjalani latihan oleh pelatih namun Markus tidak menerima hal itu tanpa alasan yang jelas.
Mengenai kasus tersebut, manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) turun tangan untuk menyelesaikannya secara internal. Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengaku manajemen sudah mendapatkan laporan terkait "keributan" tersebut.
"Kami sudah menerima laporannya dan sementara mempelajarinya. Kami akan menganalisa dari kedua belah pihak," ujar Wina.
"Kami tidak mau mencari yang benar dan salah. Kami hanya ingin masalah ini selesai dan tidak mengganggu tim, apalagi tengah bersiap untuk melanjutkan kompetisi ISL," lanjutnya.
Perilaku Markus yang bersitegang dengan pelatih memang bukan kali ini terjadi di klub yang pernah dibelanya. Seperti saat di Persib Bandung juga bermasalah dengan pelatih kipernya pada tahun 2010. Saat di Arema, Markus juga "ribut" dengan pelatihnya Herman Kadiaman yang berimbas dirinya minggat dari klub tersebut. (nda/dzi)
Belum diketahui pasti apa penyebab keributan ini. Dari info yang beredar, saat itu Markus yang diminta untuk semangat menjalani latihan oleh pelatih namun Markus tidak menerima hal itu tanpa alasan yang jelas.
Mengenai kasus tersebut, manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) turun tangan untuk menyelesaikannya secara internal. Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengaku manajemen sudah mendapatkan laporan terkait "keributan" tersebut.
"Kami sudah menerima laporannya dan sementara mempelajarinya. Kami akan menganalisa dari kedua belah pihak," ujar Wina.
"Kami tidak mau mencari yang benar dan salah. Kami hanya ingin masalah ini selesai dan tidak mengganggu tim, apalagi tengah bersiap untuk melanjutkan kompetisi ISL," lanjutnya.
Perilaku Markus yang bersitegang dengan pelatih memang bukan kali ini terjadi di klub yang pernah dibelanya. Seperti saat di Persib Bandung juga bermasalah dengan pelatih kipernya pada tahun 2010. Saat di Arema, Markus juga "ribut" dengan pelatihnya Herman Kadiaman yang berimbas dirinya minggat dari klub tersebut. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:22Noel Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 3 Miliar
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:05Nasib 21.801 Motor Listrik BGN yang Dikorupsi Dadan Hindayana Cs
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:00RTX Spark Diumumkan, 8 Laptop Ini Siap Pakai Chip Baru Nvidia
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/7752523/original/098230100_1780560955-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7747168/original/040448300_1780554845-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7751962/original/074712800_1780560303-motor_listrik_BGN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7744700/original/059888800_1780552115-Nvidia-RTX-Spark-Laptops.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7751077/original/065502900_1780559418-menggelegar-prabowo-depan-bgn-usai-pecat-3-pimpinan-saya-tak-mau-uang-rakyat-dicuri-7c083c.jpg)

