Mauricio Souza Singgung Waktu Efektif Laga Persib vs Persija: Bayar Tiket untuk 90 Menit, tapi Cuma Nonton 47 Menit

Bola.net - Persija Jakarta harus menerima kekalahan tipis dari Persib Bandung pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Laga berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB.
Macan Kemayoran takluk dengan skor 0-1. Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit ke-4 menjadi pembeda dalam duel bertensi tinggi tersebut.
Situasi Persija semakin sulit setelah Bruno Tubarao diganjar kartu merah langsung pada menit ke-53. Mereka harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir.
Usai pertandingan, pelatih Persija Mauricio Souza meluapkan kekecewaannya. Fokus keluhannya tertuju pada keputusan wasit terkait waktu tambahan.
Laga Dinilai Terlalu Sering Terhenti

Mauricio Souza menilai jalannya pertandingan tidak mengalir. Ia menyebut terlalu banyak interupsi yang memengaruhi intensitas permainan.
Menurut Souza, situasi bola mati kerap memakan waktu lama. Interaksi antara wasit dan pemain dinilai berlebihan.
"Kita tahu pasti, ini pertandingan dengan intensitas tinggi. Saya bicara tentang intensitas di dalam lapangan," ujar Souza dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Saya pengen lihat pertandingan di Indonesia lebih intensitas daripada yang terjadi. Tapi itu pertandingan tidak boleh berhenti-berhenti terus," jelasnya.
Protes Soal Injury Time yang Terlalu Singkat

Souza juga menyoroti keputusan wasit Ko Hyung-jin yang hanya memberikan tambahan waktu empat menit. Ia menilai durasi tersebut tidak sebanding dengan banyaknya waktu terbuang.
Menurutnya, wasit seharusnya bertindak lebih tegas tanpa terlalu banyak dialog di lapangan. Hal itu akan menjaga tempo pertandingan.
"Jadi pertandingan terlalu banyak berhenti. Setiap free kick wasit datang ke pemain, dan hilang itu banyak bicara sama pemain. Jadi bicara, bicara... Kalau pegang itu free kick, tapi... Bagaimana lagi?," ungkap Souza.
"Wasit tidak usah bicara. Kalau wasit lihat itu penalti pegang, ya kasih penalti. Itu pertandingan berhenti terus. Dan di akhir pertandingan dia kasih cuma empat menit dia kasih tambahan waktu," tuturnya.
Waktu Efektir Permainan Hanya 47 Menit

Souza kemudian memaparkan hitungannya terkait waktu efektif permainan. Ia menilai penonton tidak mendapatkan durasi pertandingan yang semestinya.
"Jadi kami tidak lihat ini efektif di dalam permainan bola. Ada 23 menit dari babak pertama dan 22 menit dari babak kedua," ucap Souza.
"Jadi kalau penonton datang ke sini itu bayar tiket untuk 90 menit. Mereka menonton 45 sampai 47 menit. Itu semua itu dari bola mati. Ini histori yang terjadi di kompetisi di sini," imbuh Souza.
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Bruno Tubarao Jadi Titik Awal Kekalahan Persija dari Persib: 2 Blunder dan 1 Kartu Merah
- 3 Taktik Bojan Hodak di Laga Persib vs Persija: Man to Man untuk Antisipasi Serangan Macan Kemayoran
- Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
- Hasil Arema FC vs Persik: Dramatis, Dua Gol Injury Time Bawa Singo Edan Akhiri Tren Negatif di BRI Super League 2025/2026
- Persib Bandung Juara Paruh Musim BRI Super League 2025/2026: Bakal Ulang Sejarah Musim Lalu?
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 13 Juli 2026 19:23Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
-
Bola Indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 14 Juli 2026 22:19Link Nonton Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 21:53Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
BERITA LAINNYA
-
indonesia 14 Juli 2026 19:37Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
indonesia 14 Juli 2026 19:22Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
-
indonesia 13 Juli 2026 19:23Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
-
indonesia 13 Juli 2026 18:12Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
SOROT
-
Liputan6 14 Juli 2026 21:26KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Ini Bocoran Kasusnya
-
Liputan6 14 Juli 2026 20:24Pengakuan Pembunuh Driver Ojol, Ada Tekanan Biaya Nikah
-
Liputan6 14 Juli 2026 19:48Luhut Temui Prabowo di Hambalang, Ini yang Dibahas
-
Liputan6 14 Juli 2026 19:22Pramono Janji Siapkan Tempat Kumpul Lansia
-
Liputan6 14 Juli 2026 18:50Pengakuan Pelajar Perakit Bom MAN 3 Padang, Tiru Aksi di SMA Jakarta
-
Liputan6 14 Juli 2026 18:10Kolom Pakar: Laporan Global Ini Bisa Perkuat Tata Kelola MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296953/original/015338200_1784036166-1000884279.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296916/original/021635500_1784033499-IMG_5702.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296906/original/000447000_1784032001-IMG_2174.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296639/original/095156600_1784019140-WhatsApp_Image_2026-07-14_at_15.37.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)

