
Bola.net - Indonesia pernah memiliki dua ikon sepak bola, yaitu Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas. Keduanya merupakan poros sepak bola Tanah Air dalam urusan menjebol gawang lawan.
Kurniawan dan Bepe bisa dibilang berasal dari generasi yang hampir sama. Keduanya bahkan sempat tampil bersama di Timnas Indonesia.
Memiliki postur tubuh yang hampir sama, kedua pemain tersebut sempat menjadi mimpi buruk buat para kiper lawan. Secara kualitas, keduanya pun saling melengkapi.
Kurniawan

Kurniawan Dwi Yualinto mengawali kiprahnya dengan bergabung dengan PSSI Primavera, tim yang dibentuk PSSI untuk masa depan Indonesia. Pada 1994, pemain yang akrab disapa Si Kurus itu kemudian menimba ilmu di Sampdoria Primavera.
Pada tahun yang sama, Kurniawan dikontrak klub Swiss, FC Luzern. Namun, sang pemain gagal menunjukkan kemampuannya sehingga hanya bertahan semusim di Swiss.
Kurniawan kemudian kembali ke Indonesia dengan bergabung bersama Pelita Bakrie. Kemudian sepanjang kariernya Kurniawan sempat memperkuat klub-klub elite Indonesia semisal PSM Makasar, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara hingga Persela Lamongan. Kurniawan juga sempat bermain di Malaysia bersama Serawak FA.
Selama bermain di Indonesia, Kurniawan tercatat sukses mencetak 162 gol. Kurniawan tercatat pernah meraih dua gelar liga di Indonesia, yakni bersama PSM Makassar pada Ligina 1999-2000 dan dengan Persebaya Surabaya pada Divisi Utama Liga Indonesia 2004.
Bepe

Berbeda dengan Kurniawan, Bambang Pamungkas sepanjang kariernya hanya memperkuat 2 klub di Indonesia, yakni Persija Jakarta dan Pelita Bandung Raya. Pemain yang akrab disapa Bepe itu tercatat mencetak 178 gol sepanjang kariernya bersama klub Indonesia.
Pencapaian itu membuat Bepe menjadi pemain ketiga yang mencetak banyak gol sepanjang sejarah liga Indonesia setelah Cristian Goncalves (249 gol) dan Budi Sudarsono (185 gol). Pencapaian Bepe berpeluang tergeser oleh Boaz Solossa yang berjarak dua gol dan saat ini masih aktif bermain.
Bepe secara prestasi juga menyamai Kurniawan. Selama menjadi pemain, Bepe tercatat sudah mempersembahkan dua gelar buat Persija Jakarta, yakni gelar juara liga pada 2001 dan 2018.
Berkat penampilan luar biasa semasa menjadi pesepak bola membuat Bambang Pamungkas masuk dalam daftar legenda sepak bola ASEAN versi AFC. Bepe sejajar dengan Neil Etheridge (Filipina), Soh Chin Aun (Malaysia), Kiatisuk Senamuang (Thailand), dan Le Cong Vinh (Vietnam).
Tajam di Timnas

Tak hanya di level klub, ketajaman Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas juga menular ke Timnas Indonesia. Keduanya saat ini menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak untuk Tim Garuda.
Untuk urusan gol di Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas lagi-lagi mengungguli Kurniawan. Pemain yang akrab disapa Bepe itu mencetak 38 gol dalam 86 penampilan bersama Timnas Indonesia rentang 1999-2012.
Bepe menghuni peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia sepanjang sejarah. Posisi puncak dihuni legenda Timnas Indonesia, Soetjipto Soentoro dengan raihan 57 gol dalam 68 laga rentang 1965-1970.
Adapun Kurniawan berada tepat di bawah Bepe. Si Kurus terpaut lima gol dari Bepe yakni 33 gol dalam 59 penampilan bersama Timnas Indonesia rentang 1995-2005.
Namun, keduanya memiliki kesamaan karena tak mampu memberikan prestasi untuk Timnas Indonesia. Hal inilah yang sampai saat ini disesali oleh Kurniawan.
"Sebagai mantan pemain, saya gemas karena Timnas Indonesia selalu gagal meraih gelar. Hampir semua negara tetangga sudah merasakan gelar juara misalnya di Piala AFF seperti, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam," kata Kurniawan.
"Kami sebagai pemain merasa sebagai generasi yang gagal. Mudah-mudahan adik-adik kita bisa merebut piala ini, berprestasi lebih tinggi," ujar Kurniawan.
Saat ini, Kurniawan Dwi Yulianto melanjutkan karier sebagai pelatih klub Malaysia, Sabah FA. Sementara itu, Bambang Pamungkas masih berada di Persija Jakarta, berperan sebagai manajer tim.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 1 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Liga Indonesia 1994/1995, Petrokimia, dan Gol Jacksen yang Dianulir
- Danilo Sekulic: Kesehatan Kita dan Warga Indonesia yang Utama
- Kiper Barito Putera: Tak Semua Pemain Punya Gaji Besar
- Cerita Dendi Santoso Tentang Perjalanan Arema jadi Juara 10 Tahun Silam
- Manajemen Barito Putera Pastikan Revisi Kontrak Tim
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:07Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:13Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 16:22Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 September 2026 20:30Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
-
Liga Italia 5 September 2026 20:00Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
-
Piala Dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
Liga Inggris 5 September 2026 19:00Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 20:57Pekik Takbir Menggema saat Kapal Nelayan Dihujani Batu Anak Krakatau
-
Liputan6 5 September 2026 20:43Kesaksian Warga Lampung Rumah Dihujani Abu Anak Krakatau
-
Liputan6 5 September 2026 20:22Menhut Minta Tetap Waspada Kebakaran Hutan Meski Titik Panas Menurun
-
Liputan6 5 September 2026 19:54PBB Sepakat Peta Baru, Afrika Tak Lagi Tampak Kecil
-
Liputan6 5 September 2026 18:1332 Jam Membara, Kebakaran Lahan di Tangsel Padam
-
Liputan6 5 September 2026 17:40Kobaran Api Kepung Kawah Ijen, Wisata Ditutup Total
MOST VIEWED
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSS Sleman 4 September 2026
Jadwal Pekan ke-1 BRI Super League di Indosiar dan Vidio, 4-6 September 2026
8 Aturan Baru di BRI Super League 2026/2027: Pemain Bisa Kartu Merah Jika Tutup Mulut Saat Provokasi
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341433/original/080217900_1788616635-1001632739.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341428/original/005454600_1788615793-1001631471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341423/original/035990600_1788614544-IMG_20260905_091832_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4730984/original/074025600_1706679491-fotor-ai-20240131123533.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340861/original/018822000_1788525123-WhatsApp_Image_2026-09-04_at_18.40.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341356/original/080911000_1788604857-IMG-20260903-WA0122.jpg)

