
Bola.net - Kuncoro angkat bicara soal kondisi mental anak asuhnya jelang menghadapi Persib Bandung pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Asisten Pelatih Arema FC ini meminta anak asuhnya tak usah terbebani secara mental jelang laga sarat rivalitas ini.
"Sebetulnya, tidak ada tekanan khusus wajib menang pada laga kontra Persib. Kami wajib memenangi pertandingan siapa pun lawannya. Jadi bukan hanya lawan Persib," kata Kuncoro.
"Bagi kami, semua tim sama. Kami harus bisa meraih kemenangan lawan mereka semua," sambungnya.
Menurut Kuncoro, percuma jika anak asuhnya hanya fokus pada Persib Bandung dan menang dari klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Jika mereka tak bisa meraih hasil apik dari tim lain, Arema tetap tak akan bisa meraih gelar juara.
"Bahkan bisa jadi kalau hanya menang dari Persib dan Persebaya saja dan kalah dari tim-tim lain, kami akan terdegradasi," ia menegaskan.
Arema akan menghadapi Persib Bandung pada laga pekan kedua mereka di Shopee Liga 1 musim 2020. Laga ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (08/03).
Saat ini, Arema berada di peringkat tiga klasemen sementara. Mereka mengoleksi tiga poin, buah dari kemenangan dalam laga perdana mereka kontra PS TIRA Persikabo lalu.
Sementara, saat ini, Persib berada satu peringkat di atas Arema. Kendati memiliki raihan poin sama, Persib lebih bagus dalam produktivitas gol.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bukan Hanya Persib
Lebih lanjut, Kuncoro menyebut bahwa saat ini bukan hanya Persib Bandung yang menjadi pesaing anak asuhnya di kompetisi. Semua tim, sambung pelatih berusia 46 tahun tersebut, memiliki kekuatan dan kesempatan setara untuk bersaing
"Bhayangkara FC, Bali United, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan tim-tim lain pun memiliki kekuatan yang sama sekali tidak bisa dipandang remeh," kata Kuncoro.
"Semua tim inilah yang harus kami waspadai pada kompetisi ini," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Yuk Simak Podcast Half-time Show Persaingan Pekan 1 Shopee Liga 1 & Dampak Virus Corona
- Video Half-time Show: Catatan Menarik Pekan Perdana Shopee Liga 2020 dan Dampak Virus Corona
- Arema vs Persib, Bauman Siap Hadapi sang Mantan
- Arema FC Waspdai Skema Bola Mati Persib Bandung
- Arema vs Persib Bakal Tetap Digelar dengan Penonton
- Utam Rusdiana Dikhawatirkan Alami Cedera Ligamen Lutut
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
