
Bola.net - Keputusan Komisi Disiplin PSSI yang menjatuhkan hukuman berat bagi Persibo Bojonegoro membuat kecewa Nur Yahya. Mantan Manajer tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini mengaku kasihan dengan nasib para pemain dan pelatih yang kena sanksi.
"Saya kecewa sekali dengan keputusan ini. Kasihan pemain dan pelatih. Selama ini, di Persibo, mereka belum mendapat apapun, kok sudah mendapat sanksi seperti ini?" sesal pria yang karib disapa Yayak ini pada Bola.net.
"Kita bermain di ajang AFC Cup ini, meski dengan kondisi yang memprihatinkan, semata untuk menyelamatkan PSSI agar tidak disanksi AFC. Kalau seperti ini ujungnya, untuk apa kami paksakan diri," sambungnya.
Sebelumnya, Persibo mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI yang diketuai Hinca IP Pandjaitan. Dalam keputusannya, Komdis memberi hukuman dua tahun larangan berlaga di pentas sepakbola apapun pada Wahyu Teguh, Tri Rahmad Triyadi, Bayu Angga Cahyadi, Eka Crah Angger Iswanto. Bijahil Chalwa juga mendapat jatah sanksi hukuman setahun dan lima tahun percobaan.
Sementara, Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Mardiantara dan Happy Kurniawan Putra mendapat sanksi setahun dan masa percobaan dua tahun.
Sedangkan, hukuman terberat harus diterima ofisial Persibo. Pelatih Gusnul Yakin, Asisten Pelatih Bambang Pramuji, Media Officer Imam Nurcahyo dan Manajer Nur Yahya dilarang berkiprah di sepakbola seumur hidup. (den/mac)
"Saya kecewa sekali dengan keputusan ini. Kasihan pemain dan pelatih. Selama ini, di Persibo, mereka belum mendapat apapun, kok sudah mendapat sanksi seperti ini?" sesal pria yang karib disapa Yayak ini pada Bola.net.
"Kita bermain di ajang AFC Cup ini, meski dengan kondisi yang memprihatinkan, semata untuk menyelamatkan PSSI agar tidak disanksi AFC. Kalau seperti ini ujungnya, untuk apa kami paksakan diri," sambungnya.
Sebelumnya, Persibo mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI yang diketuai Hinca IP Pandjaitan. Dalam keputusannya, Komdis memberi hukuman dua tahun larangan berlaga di pentas sepakbola apapun pada Wahyu Teguh, Tri Rahmad Triyadi, Bayu Angga Cahyadi, Eka Crah Angger Iswanto. Bijahil Chalwa juga mendapat jatah sanksi hukuman setahun dan lima tahun percobaan.
Sementara, Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Mardiantara dan Happy Kurniawan Putra mendapat sanksi setahun dan masa percobaan dua tahun.
Sedangkan, hukuman terberat harus diterima ofisial Persibo. Pelatih Gusnul Yakin, Asisten Pelatih Bambang Pramuji, Media Officer Imam Nurcahyo dan Manajer Nur Yahya dilarang berkiprah di sepakbola seumur hidup. (den/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 8 September 2024 06:28Kabar Liga 2: Persibo Bojonegoro Siapkan Akademi dan Stadion Baru
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
