
Bola.net - Panitia Pelaksana gelaran 'Battle of Heroes' terus bekerja keras mematangkan konsep acara laga eksibisi tersebut. Mereka mengaku akan memaksimalkan gelaran ini demi memuaskan penonton yang datang pada acara ini.
"Ada beberapa konsep berbeda yang akan kami laksanakan pada pertandingan nanti," ujar Media Officer 'Battle of Heroes', Alfaviega Septian Pravangasta.
"Nantinya ada permainan lampu dan sexy dancer. Saat masuk ke lapangan, para pemain akan dipanggil satu persatu seperti pada final kompetisi basket di Amerika," sambung Vecga, sapaan karib Alfaviega.
Sebelumnya, untuk memperingati HUT Surabaya dan Persebaya, bakal diadakan laga eksibisi antara Andik and Friends dan Team Amigos. Laga ini bakal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/06) di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Selain itu, panitia pelaksana pertandingan itu juga akan mempersiapkan persembahan khusus bagi legenda hidup Persebaya. Mereka akan membuat seremoni khusus agar para legenda ini bisa merasa diistimewakan.
"Nanti, pada saat seremoni khusus, akan kami berikan tanda cinta bagi mereka. Intinya pemain legenda akan merasakan haru dan rindu yang sangat saat beliau-beliau ini berjaya dulu," jelas Vecga.
"Prosesi potong kue tart akan dilakukan secara epik pula dengan memotong kue di antara angka 88 besar di tengah lapangan stadion GBT," dia menandaskan. (den/dzi)
"Ada beberapa konsep berbeda yang akan kami laksanakan pada pertandingan nanti," ujar Media Officer 'Battle of Heroes', Alfaviega Septian Pravangasta.
"Nantinya ada permainan lampu dan sexy dancer. Saat masuk ke lapangan, para pemain akan dipanggil satu persatu seperti pada final kompetisi basket di Amerika," sambung Vecga, sapaan karib Alfaviega.
Sebelumnya, untuk memperingati HUT Surabaya dan Persebaya, bakal diadakan laga eksibisi antara Andik and Friends dan Team Amigos. Laga ini bakal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/06) di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Selain itu, panitia pelaksana pertandingan itu juga akan mempersiapkan persembahan khusus bagi legenda hidup Persebaya. Mereka akan membuat seremoni khusus agar para legenda ini bisa merasa diistimewakan.
"Nanti, pada saat seremoni khusus, akan kami berikan tanda cinta bagi mereka. Intinya pemain legenda akan merasakan haru dan rindu yang sangat saat beliau-beliau ini berjaya dulu," jelas Vecga.
"Prosesi potong kue tart akan dilakukan secara epik pula dengan memotong kue di antara angka 88 besar di tengah lapangan stadion GBT," dia menandaskan. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
