
Bola.net - Pedro Javier Velazquez menjadi bintang lapangan saat Persebaya United mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 4-1, Kamis (10/9) sore di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang. Bagaimana tidak, keempat gol Persebaya United diborong oleh penyerang asal Paraguay tersebut. Pedro sekaligus membuka kans timnya ke delapan.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persebaya United membuka keunggulan lewat sontekan Pedro Javier. Berawal dari tendangan bebas Asep Berlian, bola yang diterima Otavio Dutra langsung diarahkan ke Pedro Javier. Tak banyak halangan, Pedro dengan mulus menyontek bola ke jala Jandia Eka Putra, kiper Persiba Balikpapan.
Kecolongan oleh gol Pedro tak membuat Persiba drop. Mereka justru aktif menyerang pertahanan Persebaya United. Persiba mendapat hadiah penalti setelah salah seorang pemain Persebaya United menyentuh bola di kotak terlarang pada menit ke-15. Bayu Pradana yang ditunjuk sebagai eksekutor, berhasil menggetarkan gawang Jandri Pitoy.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling jual beli serangan. Catatan untuk Persebaya United, mereka terlalu gampang kehilangan bola. Salah umpan seolah menjadi hal yang lumrah. Ilham Udin Armaiyn yang beroperasi sebagai sayap kiri, juga bermain lembek. Ia begitu banyak kehilangan bola.
Peluang kedua Persebaya United didapat dari sepakan Rudi Widodo menit ke-24. Sayang tembakannya sangat lemah. Sehingga mudah diantisipasi kiper Jandia Eka Putra. Meneruskan umpan lambung Siswanto, tandukan Pedro Javier kembali menggetarkan jala Beruang Madu, julukan Persiba. Persebaya balik unggul 2-1 pada menit ke-26.
Pedro memperoleh kesempatan ketiganya dari sepak pojok pada menit ke-30. Sayang headingnya mendarat tepat ditangkapan kiper Jandia. Selepas water break, kedua kesebelasan terlibat jual beli serangan. Menerima umpan lambung Ilham Udin Armaiyn di menit ke-38, Pedro kembali memiliki kans untuk mencetak angka. Sayang bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Terjadi insiden saat Otavio Dutra dijatuhkan pada kotak penalti Persiba di menit ke-41. Tapi wasit Muslimin tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran. Pedro Javier resmi mencetak hattrick pada menit ke-44. Bermula dari tendangan bebas Siswanto, bola yang diterima Dutra langsung diberikan ke Pedro. Tanpa kawalan, sontekan eks Persija ini mendarat mulus ke gawang Persiba. Skor 3-1 untuk Persebaya United bertahan hingga jeda pertandingan.
Pada paruh kedua, Persebaya United tampil agresif. Mereka membuat Persiba bermain setengah lapangan. Sebuah peluang diperoleh Pedro Javier. Sayang tembakannya berhasil ditepis kiper Jandia Eka. Rudi Widodo mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti pada menit ke-60. Akan tetapi bola melabar di kiri gawang Persiba. Hingga genap 20 menit paruh kedua bergulir, belum ada gol tambahan yang tercipta.
Dibanding dengan babak pertama, tempo pertandingan di paruh kedua ini sedikit lebih turun. Persebaya United seperti menurunkan agresifitasnya. Persebaya memperbaiki lini serangnya dengan memainkan Fandi Eko Utomo menggantikan Rudi Widodo. Pada menit ke-77, Fandi memberi ruang bagi Pedro untuk menembak. Sayang bola bisa ditahan kiper Jandia.
Pas di menit ke-80, Pedro Javier mencetak quatrick untuk Persebaya United. Diawali umpan lambung Zulfiandi ke arah Fandi, bola langsung disodorkan pada Pedro. Tendangan keras striker asal Paraguay ini bersarang di pojok kiri atas gawang Persiba Balikpapan. Persebaya United memimpin 4-1. Persiba akhirnya mendapat kans dari aksi Sholehudin. Tapi bola masih dapat diredam Jandri Pitoy.
Lepas itu, pemain Persebaya United menjadi sasaran permainan kasar Persiba. Skor 4-1 membuat Persebaya memiliki kans besar ke delapan besar. Itu bisa terjadi bila Martapura FC kalah dari Persib Bandung. [initial]
(faw/asa)
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persebaya United membuka keunggulan lewat sontekan Pedro Javier. Berawal dari tendangan bebas Asep Berlian, bola yang diterima Otavio Dutra langsung diarahkan ke Pedro Javier. Tak banyak halangan, Pedro dengan mulus menyontek bola ke jala Jandia Eka Putra, kiper Persiba Balikpapan.
Kecolongan oleh gol Pedro tak membuat Persiba drop. Mereka justru aktif menyerang pertahanan Persebaya United. Persiba mendapat hadiah penalti setelah salah seorang pemain Persebaya United menyentuh bola di kotak terlarang pada menit ke-15. Bayu Pradana yang ditunjuk sebagai eksekutor, berhasil menggetarkan gawang Jandri Pitoy.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling jual beli serangan. Catatan untuk Persebaya United, mereka terlalu gampang kehilangan bola. Salah umpan seolah menjadi hal yang lumrah. Ilham Udin Armaiyn yang beroperasi sebagai sayap kiri, juga bermain lembek. Ia begitu banyak kehilangan bola.
Peluang kedua Persebaya United didapat dari sepakan Rudi Widodo menit ke-24. Sayang tembakannya sangat lemah. Sehingga mudah diantisipasi kiper Jandia Eka Putra. Meneruskan umpan lambung Siswanto, tandukan Pedro Javier kembali menggetarkan jala Beruang Madu, julukan Persiba. Persebaya balik unggul 2-1 pada menit ke-26.
Pedro memperoleh kesempatan ketiganya dari sepak pojok pada menit ke-30. Sayang headingnya mendarat tepat ditangkapan kiper Jandia. Selepas water break, kedua kesebelasan terlibat jual beli serangan. Menerima umpan lambung Ilham Udin Armaiyn di menit ke-38, Pedro kembali memiliki kans untuk mencetak angka. Sayang bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Terjadi insiden saat Otavio Dutra dijatuhkan pada kotak penalti Persiba di menit ke-41. Tapi wasit Muslimin tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran. Pedro Javier resmi mencetak hattrick pada menit ke-44. Bermula dari tendangan bebas Siswanto, bola yang diterima Dutra langsung diberikan ke Pedro. Tanpa kawalan, sontekan eks Persija ini mendarat mulus ke gawang Persiba. Skor 3-1 untuk Persebaya United bertahan hingga jeda pertandingan.
Pada paruh kedua, Persebaya United tampil agresif. Mereka membuat Persiba bermain setengah lapangan. Sebuah peluang diperoleh Pedro Javier. Sayang tembakannya berhasil ditepis kiper Jandia Eka. Rudi Widodo mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti pada menit ke-60. Akan tetapi bola melabar di kiri gawang Persiba. Hingga genap 20 menit paruh kedua bergulir, belum ada gol tambahan yang tercipta.
Dibanding dengan babak pertama, tempo pertandingan di paruh kedua ini sedikit lebih turun. Persebaya United seperti menurunkan agresifitasnya. Persebaya memperbaiki lini serangnya dengan memainkan Fandi Eko Utomo menggantikan Rudi Widodo. Pada menit ke-77, Fandi memberi ruang bagi Pedro untuk menembak. Sayang bola bisa ditahan kiper Jandia.
Pas di menit ke-80, Pedro Javier mencetak quatrick untuk Persebaya United. Diawali umpan lambung Zulfiandi ke arah Fandi, bola langsung disodorkan pada Pedro. Tendangan keras striker asal Paraguay ini bersarang di pojok kiri atas gawang Persiba Balikpapan. Persebaya United memimpin 4-1. Persiba akhirnya mendapat kans dari aksi Sholehudin. Tapi bola masih dapat diredam Jandri Pitoy.
Lepas itu, pemain Persebaya United menjadi sasaran permainan kasar Persiba. Skor 4-1 membuat Persebaya memiliki kans besar ke delapan besar. Itu bisa terjadi bila Martapura FC kalah dari Persib Bandung. [initial]
Baca Juga:
- Gagal Puncaki Grup B, Arema Cronus Tak Risau
- Inilah Susunan Pemain Persebaya United vs Persiba Balikpapan
- Hadapi Tim Parkir Bus, Pemain Arema Cronus Kerap Frustrasi
- Kurnia Meiga Blunder, Joko Susilo Beri Pembelaan
- Imbangi Arema Cronus, Manajer PSGC: Ini Bukti Kami Tak Minder
- Persebaya United Siapkan Bonus Dollar?
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Agustus 2025 23:00
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 April 2026 09:57 -
Liga Inggris 6 April 2026 09:45 -
Tim Nasional 6 April 2026 09:43 -
Bola Indonesia 6 April 2026 09:38 -
Liga Italia 6 April 2026 09:30 -
Liga Spanyol 6 April 2026 09:28
MOST VIEWED
- Nonton Live Streaming Semen Padang vs Persib Bandung di Vidio - BRI Super League 2025/2026
- Tempat Menonton Semen Padang vs Persib, Live Streaming BRI Super League di Vidio
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 3-6 April 2026
- Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3506454/original/048190800_1625843212-ilustrasi-gempa-bumi-istock--2_ratio-16x9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547060/original/033997300_1775439808-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547049/original/096701700_1775438765-1001141095.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5415565/original/060807600_1763378230-IMG_2884.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3656867/original/008976200_1638968126-tenggelam-ilustrasi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3342296/original/095357800_1609984155-gempa.jpg)

