
Bola.net - Posisi Arema Cronus Indonesia di puncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, semakin kokoh dengan 24 poin. Itu menyusul kemenangan dengan skor 1-0 dari Persija Jakarta dalam lanjutan ISL, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (4/5) malam.
Gol kemenangan Arema, dicetak Gustavo Lopez melalui tendangan penalti. Kekalahan tersebut, membuat Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta- tetap berada di posisi ketiga dengan 17 poin.
Pelatih Arema, Suharno, menyatakan jika strategi yang dimilikinya berjalan lancar. Lalu, target membawa pulang poin, pun kesampaian.
Dikatakannya, para pemainnya memang diminta untuk menekan lawan dari semua lini. Kemudian, melakukan penguasaan bola lebih banyak.
"Kemenangan ini sudah sesuai dengan skenario Arema. Sebelum pertandingan, saya sampaikan kepada pemain agar bermain sabar dan disiplin untuk meraih kemenangan dari Persija," terang Suharno.
"Kami juga sukses melakukan penguasaan bola lebih banyak dan itu membuat pemain Persija frustrasi. Gustavo Lopez dan Ahmad Bustomi, bisa dikatakan sebagai kunci permainan. Mereka mampu menyuplai bola ke dalam kotak penalti Persija," tukasnya.
Sementara itu, kubu Persija justru sangat menyayangkan beberapa peluang yang tidak bisa berbuah gol. Misalnya saja, tendangan jarak jauh Egi Melgiansyah dan peluang emas Ivan Bosnjak. Padahal, Bosnjak mampu memanfaatkan kesalahan Thierry Gathuessi.
"Persija sudah bermain bagus namun tidak bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol," pungkas Asisten Pelatih Persija, Hendri Susilo. (esa/dzi)
Gol kemenangan Arema, dicetak Gustavo Lopez melalui tendangan penalti. Kekalahan tersebut, membuat Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta- tetap berada di posisi ketiga dengan 17 poin.
Pelatih Arema, Suharno, menyatakan jika strategi yang dimilikinya berjalan lancar. Lalu, target membawa pulang poin, pun kesampaian.
Dikatakannya, para pemainnya memang diminta untuk menekan lawan dari semua lini. Kemudian, melakukan penguasaan bola lebih banyak.
"Kemenangan ini sudah sesuai dengan skenario Arema. Sebelum pertandingan, saya sampaikan kepada pemain agar bermain sabar dan disiplin untuk meraih kemenangan dari Persija," terang Suharno.
"Kami juga sukses melakukan penguasaan bola lebih banyak dan itu membuat pemain Persija frustrasi. Gustavo Lopez dan Ahmad Bustomi, bisa dikatakan sebagai kunci permainan. Mereka mampu menyuplai bola ke dalam kotak penalti Persija," tukasnya.
Sementara itu, kubu Persija justru sangat menyayangkan beberapa peluang yang tidak bisa berbuah gol. Misalnya saja, tendangan jarak jauh Egi Melgiansyah dan peluang emas Ivan Bosnjak. Padahal, Bosnjak mampu memanfaatkan kesalahan Thierry Gathuessi.
"Persija sudah bermain bagus namun tidak bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol," pungkas Asisten Pelatih Persija, Hendri Susilo. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
