FOLLOW US:


Pelatih Persib Akui Sempat Coba Boyong Ezra Walian ke Bandung

10-09-2019 01:57

 | Dimas Ardi Prasetya

Pelatih Persib Akui Sempat Coba Boyong Ezra Walian ke Bandung
Ezra Walian (kanan) © Bola.com/Abdi Satria

Bola.net - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengaku pihaknya pernah sempat mencoba memboyong Ezra Walian ke skuat Maung Bandung tapi gagal.

Sebelumnya ada kabar Persib hendak mencari penyerang baru di putaran kedua kompetisi Shopee Liga 1 2019 ini. Setelah itu di media sosial, muncul kabar bahwa Maung Bandung akan berusaha mendatangkan Ferdinand Sinaga dari PSM Makassar.

Ada juga kabar yang mengaitkan mereka dengan striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim. Namun Persib akhirnya sama sekali tidak mendatangkan penyerang baru.

"Saya tegaskan Ferdinand tidak dilepas PSM Makassar. Dan khusus Bachdim saya pikir banyak klub tertarik mendatangkannya, ada beberapa tim yang sanggup membayarnya dan ada pula yang tidak bisa membayarnya," terang Robert.

1 dari 2

Negosiasi

Pelatih asal Belanda ini mengaku sudah berhubungan dengan pihak Ezra. Akan tetapi sayangnya mereka sepertinya tidak berjodoh.

"Lalu soal Ezra yang bergabung ke PSM, sebelumnya klub sempat melakukan negosiasi, tapi harga yang diminta pemain kemahalan. Jadi saya harus realistis," serunya.

"Jika pemain itu terlalu mahal, manajemen tidak mampu membayarnya itu merupakan sebuah hal normal," lanjut pelatih asal Belanda ini.

2 dari 2

Pembenahan

Karena itu kata Robert kekuatan Maung Bandung untuk putaran dua Shopee Liga 1 2019 sudah cukup. Hanya tinggal memastikan pemain yang ada tidak mudah mendapat kartu kuning.

"Satu hal yang harus diperbaiki di putaran kedua adalah pemain tidak boleh terlalu mudah mendapat kartu kuning yang tidak penting," tegas Robert.

Untuk memastikan itu, Robert mengaku akan melakukan pertemuan Selasa (10/9/2019) dengan seluruh pemain Persib Bandung sebagai persiapan putaran dua Shopee Liga 1 2019.

"Ya, kami akan beritahu itu kepada pemain di rapat besok. Kami menatap putaran kedua musim ini yang persaingannya amat ketat. Topik utama pertemuan mencari solusi bagaimana pemain bisa lolos dari hukuman kartu kuning atau kartu merah untuk kesalahan-kesalahan elementer yang tak perlu," ucap pelatih berusia 64 tahun ini.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Erwin Snaz/Editor Ario Yosia
Published: 9 September 2019