Pencapaian Carlos Pena di Persija: Sempat Saingi Persib di Jalur Juara BRI Liga 1, Win Ratenya 43,3 Persen

Bola.net - Carlos Pena telah menjalani perjalanan yang penuh dinamika selama melatih Persija Jakarta di BRI Liga 1 2024/2025. Ditunjuk sebagai pelatih, Pena menghabiskan kurang lebih 30 pekan untuk membawa Macan Kemayoran bersaing di papan atas. Meskipun dedikasinya diakui, performa yang tidak konsisten membuat manajemen tim ibu kota memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pada 1 Mei 2025.
Selama masa kepelatihannya, juru taktik asal Spanyol ini berhasil mencatatkan 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Di saat pemecatannya, Persija berada di posisi keenam klasemen sementara dengan total 47 poin. Win rate yang dicatat Pena selama melatih Macan Kemayoran adalah 43,3 persen, yang menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan catatan sebelumnya di klub lain.
Sebelum bergabung dengan Persija, Pena memiliki win rate 41 persen dari 58 pertandingan yang dilatihnya di FC Goa dan Ratchaburi FC. Ia percaya bahwa konteks tim yang berbeda-beda harus diperhitungkan saat menilai performanya. Di Ratchaburi FC, misalnya, ia berhasil membawa tim tersebut finis di posisi keenam dan mencapai perempat final Piala Liga Thailand, sebuah pencapaian signifikan bagi tim yang awalnya berjuang menghindari degradasi.
Pena belum lama berkarier sebagai pelatih. Ia baru menjadi juru taktik pada 2022 saat melatih klub India, FC Goa sampai 2023 berlanjut menangani tim Thailand, Ratchaburi FC pada 2023-2024 sebelum dipercaya Persija degan kontrak berdurasi semusim.
Pencapaian Carlos Pena di Persija Jakarta
Saat melatih Persija, Pena menunjukkan komitmen yang tinggi untuk mengangkat performa tim. Meskipun hasil yang didapat tidak selalu memuaskan, ia tetap optimistis dan berusaha keras untuk mencapai hasil terbaik. Pada awal putaran kedua, Macan Kemayoran sempat mendekati Persib Bandung, rival abadi mereka, dalam perolehan poin. Namun, tim ibu kota mengalami penurunan pencapaian.
Dalam perjalanan kompetisi, Persija berhasil menyelesaikan putaran pertama dengan hasil yang cukup baik, menempati posisi ketiga dengan total 31 poin. Peluang untuk meraih gelar juara BRI Liga 1 2024/2025 masih terbuka lebar, meskipun mereka tertinggal dari Persib yang saat itu berada di puncak klasemen.
Sekarang situasinya berubah drastis. Masalah internal yang dialami Persija dalam beberapa bulan terakhir diduga sebagai penyebab penurunan performa Gustavo Almeida dan kawan-kawan. Gubernur Jakarta, Pramono Anung bahkan sempat bertanya mengenai persoalan gaji di Macan Kemayoran.
Analisis Performa dan Persaingan dengan Persib
Selama masa kepelatihan Pena, Persija menunjukkan tanda-tanda kemajuan meskipun tidak selalu konsisten. Tim ini sempat mendekati Persib dalam klasemen, bahkan hanya tertinggal tiga poin dalam beberapa kesempatan. Namun, performa yang tidak stabil menjadi faktor utama dalam keputusan manajemen untuk memutuskan kontrak Pena.
Ketika Persib kian melaju cepat di puncak klasemen BRI Liga 1 2024/2025, Persija malah terseok-seok. Maung Bandung bahkan tinggal membutuhkan tiga poin lagi untuk memastikan menjadi juara back to back kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.
Target 4 Besar
Pada awal musim, Pena dibebankan target untuk membawa Persija bersaing di posisi empat besar. Namun, rentetan hasil negatif dalam beberapa pertandingan terakhir membuat nasibnya harus diputuskan dengan dilepas lebih cepat.
Pengganti Pena di Persija ialah Ricky Nelson yang sebelumnya menjadi asistennya. Ricky punya tugas berat untuk mengembalikan Macan Kemayoran ke empat besar, yang berselisih tiga poin dari Malut United di posisi keempat.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 15 Mei 2026 22:58Prediksi Roma vs Lazio 17 Mei 2026
-
Liga Italia 15 Mei 2026 22:57Prediksi Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 21:55Menguliti Liverpool dan Masalahnya Musim Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)

