
Bola.net - Pengurus Provinsi PSSI Bengkulu menilai PSSI Pusat tidak memiliki hak untuk membekukan daerah apalagi dengan alasan tidak jelas.
"PSSI tidak berhak membekukan Pengprov yang dipilih berdasarkan hasil musyawarah provinsi. Artinya jika ingin membekukan harus ada musyawarah provinsi yang melibatkan seluruh pengurus cabang," kata Sekretaris PSSI Provinsi Bengkulu Asmawi Hamzah.
Ia menjelaskan jika PSSI ingin membekukan Pengprov maka harus menggelar rapat komite eksekutif minimal 2/3 anggota harus menyetujui. Anggota komite eksekutif diangkat melalui kongres secara nasional yang memiliki jumlah sembilan orang.
Persoalan selanjutnya hingga kini dari sembilan komisi eksekutif terdapat empat anggota tidak aktif artinya kuota 2/3 untuk menggelar rapat komisi eksekutif gagal.
"Pengprov PSSI Bengkulu hingga sejauh ini belum menerima salinan surat pembekuan. Itupun jika salinan diterima maka dianggap itu ilegal," katanya.
Sebelumnya Staff ahli PSSI Udin Mulyono menyebutkan ada sembilan Pengprov dibekukan termasuk Bengkulu dengan alasan menghindari kepentingan organisasi yang dapat mengganggu pengembangan sepakbola nasional. (ant/end)
"PSSI tidak berhak membekukan Pengprov yang dipilih berdasarkan hasil musyawarah provinsi. Artinya jika ingin membekukan harus ada musyawarah provinsi yang melibatkan seluruh pengurus cabang," kata Sekretaris PSSI Provinsi Bengkulu Asmawi Hamzah.
Ia menjelaskan jika PSSI ingin membekukan Pengprov maka harus menggelar rapat komite eksekutif minimal 2/3 anggota harus menyetujui. Anggota komite eksekutif diangkat melalui kongres secara nasional yang memiliki jumlah sembilan orang.
Persoalan selanjutnya hingga kini dari sembilan komisi eksekutif terdapat empat anggota tidak aktif artinya kuota 2/3 untuk menggelar rapat komisi eksekutif gagal.
"Pengprov PSSI Bengkulu hingga sejauh ini belum menerima salinan surat pembekuan. Itupun jika salinan diterima maka dianggap itu ilegal," katanya.
Sebelumnya Staff ahli PSSI Udin Mulyono menyebutkan ada sembilan Pengprov dibekukan termasuk Bengkulu dengan alasan menghindari kepentingan organisasi yang dapat mengganggu pengembangan sepakbola nasional. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Juni 2026 08:00Kanada vs Qatar: Kemenangan Bersejarah Dibayangi Cedera Mengerikan
-
Piala Dunia 19 Juni 2026 07:15Man of the Match Kanada vs Qatar: Jonathan David
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 19 Juni 2026 07:35Kinerja Seskab Teddy di Mata Sahroni
-
Liputan6 19 Juni 2026 06:02GTA 6 Buka Pre-order, Rockstar Games Simpan Detail Penting
-
Liputan6 19 Juni 2026 06:01BGN Mulai Berbenah
-
Liputan6 19 Juni 2026 04:48Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Super Sub Bernama Johan Manzambi
-
Liputan6 19 Juni 2026 00:21Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4202508/original/042900100_1666665580-Sahroni_1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8262493/original/051943300_1781820594-Pre-order_GTA_6_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256722/original/068199400_1781165563-IMG_8769.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262480/original/003480400_1781803294-IMG_3761.jpeg)
