
Bola.net - Tindakan sejumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang menggembar-gemborkan adanya Kongres Luar Biasa di tubuh otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu mendapat sentilan. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, langkah sejumlah anggota Exco ini kurang beretika.
"Coba Anda ingat lagi, sejak zaman era Pak Nurdin Halid ke bawah, ada nggak pengurus PSSI yang menghujat kinerja organisasinya sendiri melalui media? Nggak ada kan? Nah sekarang ini baru," ujar Tondo Widodo pada Bola.net.
"Memang, kita ini menjunjung tinggi azas demokrasi. Semua orang boleh mengeluarkan uneg-unegnya di mana saja, termasuk media. Namun, jangan lupa. Organisasi memiliki etika. Hal ini harus dipatuhi," sambungnya.
Lebih lanjut, Tondo menegaskan, meskipun 'melanggar etika organisasi', beberapa anggota Exco itu tidak akan sampai dijatuhi sanksi oleh PSSI. Menurutnya, saat ini PSSI berusaha untuk menyelesaikannya dengan musyawarah.
"Yang jelas, kami tidak akan menjatuhkan sanksi apapun ke mereka. Saat ini, kami fokus untuk bekerja keras memperbaiki kondisi sepak bola Indonesia. Ada banyak hal yang masih harus dibenahi. Karena itu jugalah, kami tidak akan ikut-ikutan untuk berpolemik melalui media," tandasnya. [initial]
BOLA INDONESIA - KLB Tak Semudah Membalik Telapak Tangan (den/end)
"Coba Anda ingat lagi, sejak zaman era Pak Nurdin Halid ke bawah, ada nggak pengurus PSSI yang menghujat kinerja organisasinya sendiri melalui media? Nggak ada kan? Nah sekarang ini baru," ujar Tondo Widodo pada Bola.net.
"Memang, kita ini menjunjung tinggi azas demokrasi. Semua orang boleh mengeluarkan uneg-unegnya di mana saja, termasuk media. Namun, jangan lupa. Organisasi memiliki etika. Hal ini harus dipatuhi," sambungnya.
Lebih lanjut, Tondo menegaskan, meskipun 'melanggar etika organisasi', beberapa anggota Exco itu tidak akan sampai dijatuhi sanksi oleh PSSI. Menurutnya, saat ini PSSI berusaha untuk menyelesaikannya dengan musyawarah.
"Yang jelas, kami tidak akan menjatuhkan sanksi apapun ke mereka. Saat ini, kami fokus untuk bekerja keras memperbaiki kondisi sepak bola Indonesia. Ada banyak hal yang masih harus dibenahi. Karena itu jugalah, kami tidak akan ikut-ikutan untuk berpolemik melalui media," tandasnya. [initial]
BOLA INDONESIA - KLB Tak Semudah Membalik Telapak Tangan (den/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026 18:09Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
-
Liga Inggris 19 Mei 2026 17:34Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 19 Mei 2026 17:26IHSG Hari Ini 19 Mei 2026 Tinggalkan Posisi 6.400
-
Liputan6 19 Mei 2026 16:12Pemerintah Ungkap Kendala Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Liputan6 19 Mei 2026 15:59KSAD Bantah Perintah Bubarkan Nobar Film Pesta Babi
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming PSM vs Persib di Indosiar dan Vidio - BRI Super League 2025/2026
Hasil PSM vs Persib: Dramatis, Maung Bandung Selangkah Lagi Jadi Juara BRI Super League!
Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 15-17 Mei 2026
Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569416/original/031673100_1777441882-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6307684/original/013837200_1779181923-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_16.03.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457130/original/002640800_1766986983-IMG_4492.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/776039/original/040097700_1417784671-z1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5745279/original/045051500_1778643985-dicukein-polres-banyumas-korban-pemerkosaan-mengadu-ke-kapolri.jpg)

