
Bola.net - - Sebagian besar kompetisi di negara-negara Asean saat ini sudah selesai. Selain gelar juara, menarik untuk membahas soal gelar top skor dimana mayoritas gelar tersebut diraih oleh penyerang asing.
Dalam perbandingan ini, kompetisi yang dipakai yakni di Indonesia [Liga 1], Thailand [Thai League 1], Malaysia [Malaysia Super League] dan Vietnam [V. League 1]. Kompetisi di empat negara ini sudah selesai pada saat ini.
Bhayangkara FC menjadi juara di Liga 1, Buriram United merajai kompetisi di Thailand. Lalu, dominasi Johor Darul Darul Ta'zim di Malaysia juga masih belum tergeser. Sementara itu, di Vietnam ada klub Quang Nam yang menjadi juara.
Lantas, siapa yang meraih gelar top skor? Kecuali di Vietnam, penyerang asing berjaya menjadi top skor. Berikut adalah distribusi lima besar gelar top skor di empat kompetisi yang sudah dibahas di atas.
Liga 1 Indonesia:
Sylvano Comvalius [Bali United/Belanda] - 34 gol
Marclei Santos [Mitra Kukar/ Brasil] - 24 gol
Beto Gonchelves [Sriwijaya FC/Brasil] - 22 gol
Samsul Arif [Persela/Indonesia] - 17 gol
Lerby Eliandry [Borneo FC/Indonesia] - 16 gol
Sylvano Comvalius
Thai League 1
Dragan Boskovic [Bangkok United/Montenegro] - 38 gol
Jaja [Buriram United/Brasil] - 34 gol
Renan Marques [Chonburi/Brasil] -27 gol
Diogo [Buriram United/Brasil] - 26 gol
Leandro Assumpcao [Muang Thong/ Brasil] - 24 gol
* top skor pemain lokal adalah Terasil Dangda [Muang Thong] - 14 gol

Malaysia Super League:
Mohamad Ghaddar [Johor Darul Ta'zim/Lebanon] - 23 gol
Matheus Alves [Pahang/Brasil] - 18 gol
Ken Ilso Larsen [Kedah/Denmark] - 15 gol
Thiago Fernandes [Felda United/Brasil] - 14 gol
Gonzalo Cabrera [Argentina/Johor Darul Ta'zim] - 11 gol
* top skor pemain lokal adalah Baddrol Bakhtiar dan Safiq Rahim - 9 gol

V. League 1:
Nguyen Anh Duc [Binh Duong/Vietnam] - 17 gol
Rodion Dyachenko [Quang Ninh/Rusia] - 16 gol
Cristian Amougou [Can Tho/Kamerun] - 16 gol
Errol Stevens [Hai Phong/Jamaika] - 14 gol
Claudecir [Quang Nam/Brasil] 12 gol

Dari data tersebut, bisa dibilang bahwa penyerang asing mendominasi liga-liga besar di negara Asean. Penyerang lokal memang masih bisa bersaing. Di Indonesia dan Vietnam misalnya, masih bisa berada di posisi lima besar.
Satu hal yang menarik, dari empat liga yang menjadi contoh, selalu ada nama penyerang asal Brasil dalam jajaran lima besar top skor. Apresiasi khusus harus diberikan pada Nguyen Anh Duc yang menjadi top skor di Vietnam. Pemain 32 tahun adalah pemain lokal yang mampu bersaing dengan gempuran penyerang asing.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
