
Bola.net - Ibnu Grahan menegaskan bahwa Fandi Eko Utomo harus tetap mengikuti seleksi. Jika memang mantan pemain PON Jatim itu ingin bergabung dengan Persebaya Surabaya musim depan.
Hal itu ditegaskan pelatih Persebaya tersebut saat ditanya pendapatnya tentang syarat yang diajukan Yusuf Ekodono selaku ayah dari pemain Timnas U-22 ini. Asisten pelatih Persebaya yang berlaga di Divisi Utama (DU) Liga Indonesia itu mengaku memperbolehkan putranya gabung Persebaya di Indonesian Premier League (IPL) musim depan. Namun dengan syarat tidak melalui proses seleksi.
Meski saat ini berseberangan klub, Ibnu mengakui kalau ia masih berhubungan baik dengan koleganya di Persebaya era 90an itu. "Saya sudah memberikan pandangan ke Yusuf mengenai tujuan seleksi ini. Untuk itu Fandi harus tetap ikut seleksi karena dia juga sudah kami undang," tegas Ibnu pada Bola.net, Kamis (27/9).
Saat ini Yusuf disebut-sebut diproyeksikan sebagai pelatih Persebaya DU. Ibnu pun mulai khawatir kans Persebaya IPL untuk merekrut Fandi pun mulai mengecil kembali. "Yang mengajak Fandi gabung kita tahun lalu di turnamen segi empat itu saya. Tapi, saya masih ingat saat itu Yusuf bilang 'kalau aku jadi pelatih DU, Fandi ikut aku lho ya'," ungkap Ibnu.
Ibnu mengakui kalau Fandi adalah pemain muda berbakat dan punya potensi untuk direkrut. Tapi tetap, ia harus melalui tahapan seleksi. "Kenapa semua pemain harus seleksi? karena ini adalah suatu kewajiban dan prosedur untuk mengetahui bagaimana kondisi terakhir pemain. Apakah pemain itu punya cedera atau tidak?" terangnya.
Ibnu menambahkan, "Jangankan Fandi, Andik Vermansyah saja tetap kita wajibkan seleksi." (fjr/dzi)
Hal itu ditegaskan pelatih Persebaya tersebut saat ditanya pendapatnya tentang syarat yang diajukan Yusuf Ekodono selaku ayah dari pemain Timnas U-22 ini. Asisten pelatih Persebaya yang berlaga di Divisi Utama (DU) Liga Indonesia itu mengaku memperbolehkan putranya gabung Persebaya di Indonesian Premier League (IPL) musim depan. Namun dengan syarat tidak melalui proses seleksi.
Meski saat ini berseberangan klub, Ibnu mengakui kalau ia masih berhubungan baik dengan koleganya di Persebaya era 90an itu. "Saya sudah memberikan pandangan ke Yusuf mengenai tujuan seleksi ini. Untuk itu Fandi harus tetap ikut seleksi karena dia juga sudah kami undang," tegas Ibnu pada Bola.net, Kamis (27/9).
Saat ini Yusuf disebut-sebut diproyeksikan sebagai pelatih Persebaya DU. Ibnu pun mulai khawatir kans Persebaya IPL untuk merekrut Fandi pun mulai mengecil kembali. "Yang mengajak Fandi gabung kita tahun lalu di turnamen segi empat itu saya. Tapi, saya masih ingat saat itu Yusuf bilang 'kalau aku jadi pelatih DU, Fandi ikut aku lho ya'," ungkap Ibnu.
Ibnu mengakui kalau Fandi adalah pemain muda berbakat dan punya potensi untuk direkrut. Tapi tetap, ia harus melalui tahapan seleksi. "Kenapa semua pemain harus seleksi? karena ini adalah suatu kewajiban dan prosedur untuk mengetahui bagaimana kondisi terakhir pemain. Apakah pemain itu punya cedera atau tidak?" terangnya.
Ibnu menambahkan, "Jangankan Fandi, Andik Vermansyah saja tetap kita wajibkan seleksi." (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 April 2023 21:23Deltras FC Berburu Pelatih Baru Menatap Kompetisi Musim Depan
-
Bola Indonesia 15 Juli 2022 00:37Kabar Baik dari PSS Sleman Jelang Bergulirnya Liga 1 2022/2023
-
Bola Indonesia 10 Mei 2022 14:26
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:52 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:48 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:47 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:45 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:41
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479073/original/062658600_1768967509-Uji_Geo_Listrik_Bpptkg_Ungkap_Rongga_Raksasa_Di_Bawah_Permukiman_Girikarto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479054/original/023192900_1768966411-1000752976.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476882/original/013946900_1768801694-122428.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)

