
Bola.net - Keputusan Mahaka Sports and Entertainment untuk mengikutsertakan Persebaya MMIB dalam Piala Presiden memantik reaksi keras Arek Bonek 1927. Mereka menolak bahkan siap memboikot pelaksanaan Piala Presiden jika Mahaka tetap memasukkan klub, yang menurut Arek Bonek 1927, mengaku-ngaku sebagai Persebaya.
Protes Arek Bonek 1927 ini mereka tuangkan dalam surat tertanggal 14 Agustus 2015 yang ditujukan pada Mahaka. Menurut mereka, tindakan Mahaka Sports telah melukai hati Arek Bonek 1927 sebagai mayoritas Suporter Persebaya Surabaya. Selain itu, mereka juga menyampaikan beberapa catatan penting mengenai klub yang masih bermasalah secara hukum tersebut.
Pada catatan tersebut, Arek Bonek 1927 mengingatkan Mahaka bahwa pada 1 April 2015, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) telah mengeluarkan hasil verifikasi bahwa Persebaya dan Arema tidak memenuhi aspek legal klub profesional. ISL 2015 bisa diselenggarakan asal tanpa Persebaya dan Arema.
Mereka juga mengingatkan bahwa pada tanggal 4 April, klub yang “mengatasnamakan” Persebaya menggelar pertandingan ISL di Surabaya tanpa izin pihak kepolisian daerah Jawa Timur. Polda Jatim memang tidak memberikan izin pertandingan ini.
"Mahaka Sports seharusnya tahu bahwa sampai sekarang Bonek masih konsisten berjuang mengembalikan kembali klub sepakbola yang mereka cintai, yaitu Persebaya Surabaya," ujar Arek Bonek 1927 pada surat mereka.
"Mahaka Sports seharusnya sadar bahwa mengikutkan klub bermasalah dalam Piala Presiden dan menyertakan klub yang “mengatasnamakan” Persebaya Surabaya adalah tindakan yang menimbulkan efek kemarahan Arek-arek Bonek," sambung mereka.
Pada penghujung suratnya, Arek Bonek 1927 menegaskan hanya mengakui dan mendukung Persebaya Surabaya di bawah badan hukum PT. Persebaya Indonesia.
"Kami menolak penyelenggaraan Piala Presiden jika Mahaka Sports mengikutsertakan klub yang “mengatasnamakan” Persebaya Surabaya di bawah kepemilikan PT. Mitra Muda Inti Berlian atau badan hukum lainnya," tandas mereka. [initial]
(den/asa)
Protes Arek Bonek 1927 ini mereka tuangkan dalam surat tertanggal 14 Agustus 2015 yang ditujukan pada Mahaka. Menurut mereka, tindakan Mahaka Sports telah melukai hati Arek Bonek 1927 sebagai mayoritas Suporter Persebaya Surabaya. Selain itu, mereka juga menyampaikan beberapa catatan penting mengenai klub yang masih bermasalah secara hukum tersebut.
Pada catatan tersebut, Arek Bonek 1927 mengingatkan Mahaka bahwa pada 1 April 2015, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) telah mengeluarkan hasil verifikasi bahwa Persebaya dan Arema tidak memenuhi aspek legal klub profesional. ISL 2015 bisa diselenggarakan asal tanpa Persebaya dan Arema.
Mereka juga mengingatkan bahwa pada tanggal 4 April, klub yang “mengatasnamakan” Persebaya menggelar pertandingan ISL di Surabaya tanpa izin pihak kepolisian daerah Jawa Timur. Polda Jatim memang tidak memberikan izin pertandingan ini.
"Mahaka Sports seharusnya tahu bahwa sampai sekarang Bonek masih konsisten berjuang mengembalikan kembali klub sepakbola yang mereka cintai, yaitu Persebaya Surabaya," ujar Arek Bonek 1927 pada surat mereka.
"Mahaka Sports seharusnya sadar bahwa mengikutkan klub bermasalah dalam Piala Presiden dan menyertakan klub yang “mengatasnamakan” Persebaya Surabaya adalah tindakan yang menimbulkan efek kemarahan Arek-arek Bonek," sambung mereka.
Pada penghujung suratnya, Arek Bonek 1927 menegaskan hanya mengakui dan mendukung Persebaya Surabaya di bawah badan hukum PT. Persebaya Indonesia.
"Kami menolak penyelenggaraan Piala Presiden jika Mahaka Sports mengikutsertakan klub yang “mengatasnamakan” Persebaya Surabaya di bawah kepemilikan PT. Mitra Muda Inti Berlian atau badan hukum lainnya," tandas mereka. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 14 Juni 2026 15:13Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 14:48Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 14:37Man of the Match Australia vs Turki: Nestory Irankunda
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
Persib Masuk Grup Sulit di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Justru Antusias Hadapi Raksasa Asia Tenggara
Resmi! Mentahkan Rumor Persija, Borneo FC Ikat Nadeo Argawinata hingga 2029 dan Pagari Rivaldo Pakpahan 4 Tahun ke Depan
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258674/original/099056600_1781400341-Brazil_s_Marquinhos__4__reacts_to_a_tie_at_the_end_of_the_World_Cup_Group_C_soccer_match_between_Brazil_and_Morocco.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258667/original/015531500_1781400113-Brazil_s_Raphinha__left__is_helped_up_by_Morocco_s_Ayoub_Amaimouni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
