
Bola.net - Big match Persebaya Surabaya vs Persib Bandung akan tersaji di pekan ke-7 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Jumat (05/7). Masing-masing tim memiliki pemain-pemain dengan kualitas mumpuni.
Kedua tim sebelumnya sudah bertemu di Piala Presiden 2019. Saat itu, Persebaya menekuk Persib 3-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 7 Maret 2019.
Sejak itu, sejumlah perubahan telah terjadi di kubu Persib, terutama pemain asingnya. Pencoretan Srdan Lopicic disusul dengan kedatangan Rene Mihelic dan Arthur Gevorkyan. Posisi pelatih juga berubah dari Miljan Radovic menjadi Robert Rene Alberts.
Skuat Persebaya saat ini pun tak kalah mentereng. Duel menarik pun bisa diharapkan di Stadion Gelora Bung Tomo nanti.
Scroll terus ke bawah.
Belakang
Posisi duet stopper utama Persebaya telah menjadi milik Otavio Dutra dan Hansamu Yama. Kedua pemain ini sempat absen akibat cedera. Namun keduanya kini siap mengawal lini belakang.
Dua nama itu sudah dikenal sebagai bek tengah tangguh di Indonesia. Dutra pernah membawa juara Persipura Jayapura dan Bhayangkara FC. Sementara Hansamu menjadi andalan di Timnas Indonesia sejak level usia.
Persib pun tak kalah. Ada Bojan Malisic dan Ahmad Jufriyanto di jantung pertahanan. Secara usia, keduanya juga telah berpengalaman dalam menjaga barisan lini belakang timnya.
Tengah
Duel di lini tengah juga tak kalah sengitnya. Persib memiliki trio Kim Kurniawan, Hariono, dan Rene Mihelic. Ketiganya berperan penting dalam lini tengah Maung Bandung.
Persebaya sebenarnya punya sosok gelandang lincah dan cermat pada diri Damian Lizio. Sayang, dia harus absen di laga ini akibat kartu merah yang didapatnya saat melawan Persela.
Dua posisi gelandang lainnya sudah pasti menjadi milik Muhammad Hidayat dan Fandi Eko Utomo. Posisi gelandang serang yang ditinggal Lizio kemungkinan bakal diisi oleh Rendi Irwan.
Menarik menyaksikan trio gelandang lokal Persebaya berduel dengan pemain sarat pengalaman milik Persib.
Depan
Persib memiliki Ezechiel N'Douassel di lini depan. Striker yang dijuluki King Eze itu merupakan ujung tombak serangan Persib dan andal dalam duel-duel udara dengan posturnya yang menjulang.
Persebaya tak kalah dengan kehadiran Amido Balde di posisi yang sama dengan King Eze. Balde juga berpostur tinggi dan kuat dalam sundulan. Tiper bermain kedua pemain asal Afrika ini juga hampir mirip.
Selain itu, Persebaya masih memiliki Irfan Jaya dan Manuchehr Jalilov di sisi sayap. Kecepatan dan kecermatan mereka kerap merepotkan para pemain belakang lawan.
Sumber: Bola.com
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
