
Bola.net - Nama tim Persegres Joko Samudro Gresik nampaknya hanya berumur semusim saja. Sebab, pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 ini, tim asal Kota Pudak ini sudah tak diperkenankan menggunakan Persegres.
Sebagai gantinya, mereka dipersilahkan untuk kembali memakai nama Gresik United (GU) atau Persegres Gresik United. "Untuk musim ini kita pakai nama Gresik United," terang CEO Persegres, Asroin Widiana ketika dikonfirmasi wartawan.
Padahal, nama Persegres Joko Samudro Gresik diperkenalkan secara langsung oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, awal 2013 lalu. Saat itu, dualisme juga terjadi di Gresik di mana selain ada Persegres, tim ini juga memiliki Gresik United.
Persegres akhirnya berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) dibawah operator PT Liga Indonesia. Sedangkan Gresik United bermain di Divisi Utama di bawah operator PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Kini, ketika PT Liga kembali berkuasa, Persegres diminta balik kucing untuk menggunakan nama Gresik United. Lalu bagaimana pendapat Sambari? "Tidak ada masalah kendati Bupati Gresik menginginkan nama Persegres," ungkap Asroin.
Dalam satu kesempatan, CEO PT Liga Indonesia merangkap Sekjen PSSI, Joko Driyono beralasan, sudah ada klub yang juga tercatat sebagai anggota PSSI dengan nama Persegres. "Jadi, pergantian nama Gresik United ke Persegres tak bisa kami setujui," kata Joko.
Padahal pergantian nama tersebut sudah dilakukan sejak musim 2013 lalu ketika Persegres juga bermain di ISL. [initial]
(faw/pra)
Sebagai gantinya, mereka dipersilahkan untuk kembali memakai nama Gresik United (GU) atau Persegres Gresik United. "Untuk musim ini kita pakai nama Gresik United," terang CEO Persegres, Asroin Widiana ketika dikonfirmasi wartawan.
Padahal, nama Persegres Joko Samudro Gresik diperkenalkan secara langsung oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, awal 2013 lalu. Saat itu, dualisme juga terjadi di Gresik di mana selain ada Persegres, tim ini juga memiliki Gresik United.
Persegres akhirnya berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) dibawah operator PT Liga Indonesia. Sedangkan Gresik United bermain di Divisi Utama di bawah operator PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Kini, ketika PT Liga kembali berkuasa, Persegres diminta balik kucing untuk menggunakan nama Gresik United. Lalu bagaimana pendapat Sambari? "Tidak ada masalah kendati Bupati Gresik menginginkan nama Persegres," ungkap Asroin.
Dalam satu kesempatan, CEO PT Liga Indonesia merangkap Sekjen PSSI, Joko Driyono beralasan, sudah ada klub yang juga tercatat sebagai anggota PSSI dengan nama Persegres. "Jadi, pergantian nama Gresik United ke Persegres tak bisa kami setujui," kata Joko.
Padahal pergantian nama tersebut sudah dilakukan sejak musim 2013 lalu ketika Persegres juga bermain di ISL. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Persija Jakarta Masih Berburu Striker
- Ivan Bosnjak dan Gilbert Richard Jadi Amunisi Baru Persija Jakarta
- Musim 2014, Arema Cronus Terus Rangkul Aremania
- Songsong ISL, Persela Enggan Remehkan Lawan
- Sriwijaya FC Berburu Pengganti Diogo Santos
- Jelang Kick-Off ISL, Persipura Terus Lakukan Evaluasi
- Bendol Siap Jawab Tantangan di Kandang Barito Putera
- Persela Inginkan Satrio Syam
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 14 November 2024 13:47 -
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Bola Indonesia 5 Maret 2023 23:28Soal Penghentian Liga 2, Gresik United Klaim Ada Kesepakatan Klub
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 13:42 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 13:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 13:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 13:21 -
Liga Champions 21 Januari 2026 12:48 -
Liga Spanyol 21 Januari 2026 12:17
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479406/original/094503800_1768977537-IMG_5499.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479367/original/064115100_1768975729-IMG-20260121-WA0044.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4571980/original/096727300_1694494346-364947854_988712392388985_468280612060778233_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478065/original/018458500_1768890334-ibu.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479356/original/013937200_1768975045-puluhan-siswa-di-kulon-progo-diduga-keracunan-mbg-3a1f73.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5280954/original/009632900_1752299185-c1c8ad8b-1c19-4eff-8aa1-bdcf76216eea.jpg)

