
Bola.net - Berada di peringkat keempat dengan 24 poin di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, membuat Persela Lamongan harus bekerja keras dalam melakukan perbaikan.
Laskar Joko Tingkir- julukan Persela Lamongan- diharapkan merengkuh poin penuh di tiga laga home dan minimal satu poin di dua laga away.
"Kami menargetkan bisa lolos ke babak selanjutnya, karena perolehan poin Persela dengan Persebaya dan Persipura tidak terpaut jauh. Ini akan menjadi target penting yang harus dicapai karena menentukan masa depan Persela di kompetisi musim depan," terang Asisten Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto.
Karena itu, dikatakannya, terus melakukan perbaikan. Waktu yang dimiliki, benar-benar digunakan untuk melihat kekurangan skuadnya.
"Tim masih perlu pembenahan di sisi komunikasi, sentuhan, dan total serangan. Karena itu, dibutuhkan uji coba untuk jadi media evaluasi guna meningkatkan kinerja tim. Kemarin kami hanya imbang tanpa gol saat mencoba kekuatan Deltras Sidoarjo," imbuh Didik Ludiyanto.
"Uji coba merupakan aplikasi dari latihan, maka dengan makin banyak uji coba, maka akan makin baik untuk perkembangan tim, karena banyak aplikasi dari materi latihan yang dipraktekkan. Ini menjadi modal kami untuk memaksimalkan sisa laga nanti," pungkasnya. (esa/dzi)
Laskar Joko Tingkir- julukan Persela Lamongan- diharapkan merengkuh poin penuh di tiga laga home dan minimal satu poin di dua laga away.
"Kami menargetkan bisa lolos ke babak selanjutnya, karena perolehan poin Persela dengan Persebaya dan Persipura tidak terpaut jauh. Ini akan menjadi target penting yang harus dicapai karena menentukan masa depan Persela di kompetisi musim depan," terang Asisten Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto.
Karena itu, dikatakannya, terus melakukan perbaikan. Waktu yang dimiliki, benar-benar digunakan untuk melihat kekurangan skuadnya.
"Tim masih perlu pembenahan di sisi komunikasi, sentuhan, dan total serangan. Karena itu, dibutuhkan uji coba untuk jadi media evaluasi guna meningkatkan kinerja tim. Kemarin kami hanya imbang tanpa gol saat mencoba kekuatan Deltras Sidoarjo," imbuh Didik Ludiyanto.
"Uji coba merupakan aplikasi dari latihan, maka dengan makin banyak uji coba, maka akan makin baik untuk perkembangan tim, karena banyak aplikasi dari materi latihan yang dipraktekkan. Ini menjadi modal kami untuk memaksimalkan sisa laga nanti," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46Jadwal Lengkap Pegadaian Championship 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
