
Bola.net - Bukan hanya Semen Padang dan Arema Indonesia yang dituding diuntungkan dari adanya konspirasi di kompetisi musim ini. Persepar Palangkaraya tak lepas dari kabar serupa.
Menurut kabar yang sempat beredar, Persepar dituding sengaja diloloskan ke kompetisi level teratas Indonesia, musim depan. Langkah tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu mulus, menurut kabar yang sempat beredar, karena Ketua Umum mereka, Tuty Dau menjadi salah satu petinggi PSSI. Tuty adalah salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2014.
Beredarnya kabar tak sedap ini, ditanggapi dingin oleh manajemen klub yang berdiri 1 Januari 1970 tersebut. Mereka maklum dengan beredarnya kabar itu, karena prestasi yang diraih Persepar musim ini memang di luar perkiraan semua pihak.
"Tudingan itu sah-sah saja karena kami tim baru dan langsung promosi. Pasti banyak yang tidak menyangka," ungkap Media Officer klub itu, Sigit Wido pada Bola.net. "Kami sendiri juga kaget dengan hasil ini."
Namun demikian, Sigit membantah keras apabila timnya mendapat bantuan wasit, apalagi dimuluskan jalannya untuk lolos ke IPL, musim depan.
"Bantuan dari wasit? Saya kira tidak ada. Selama semusim kompetisi ini, kita hanya dapat sekali penalti. Gol kami di kandang juga tak pernah ada yang kontroversial. Bahkan, kami justru beberapa kali dirugikan saat away. Jadi tudingan itu sama sekali tidak benar," tegas Sigit. (den/dzi)
Menurut kabar yang sempat beredar, Persepar dituding sengaja diloloskan ke kompetisi level teratas Indonesia, musim depan. Langkah tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu mulus, menurut kabar yang sempat beredar, karena Ketua Umum mereka, Tuty Dau menjadi salah satu petinggi PSSI. Tuty adalah salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2014.
Beredarnya kabar tak sedap ini, ditanggapi dingin oleh manajemen klub yang berdiri 1 Januari 1970 tersebut. Mereka maklum dengan beredarnya kabar itu, karena prestasi yang diraih Persepar musim ini memang di luar perkiraan semua pihak.
"Tudingan itu sah-sah saja karena kami tim baru dan langsung promosi. Pasti banyak yang tidak menyangka," ungkap Media Officer klub itu, Sigit Wido pada Bola.net. "Kami sendiri juga kaget dengan hasil ini."
Namun demikian, Sigit membantah keras apabila timnya mendapat bantuan wasit, apalagi dimuluskan jalannya untuk lolos ke IPL, musim depan.
"Bantuan dari wasit? Saya kira tidak ada. Selama semusim kompetisi ini, kita hanya dapat sekali penalti. Gol kami di kandang juga tak pernah ada yang kontroversial. Bahkan, kami justru beberapa kali dirugikan saat away. Jadi tudingan itu sama sekali tidak benar," tegas Sigit. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 14 Desember 2013 21:02 -
Bola Indonesia 13 Desember 2013 18:28'Terganjalnya Pro Duta dan Persepar Tak Semata Karena Faktor Teknis'
-
Bola Indonesia 12 Desember 2013 20:47Tak Lolos Verifikasi, Persepar Coba Berbaik Sangka Pada PSSI
-
Bola Indonesia 12 Desember 2013 20:40 -
Bola Indonesia 29 November 2013 17:55
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 23:23 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 22:59 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 22:49 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:42 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:35 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 21:58
MOST VIEWED
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330141/original/020576100_1756355628-SaveClip.App_523939144_18514757959022238_4442021098973062784_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523457/original/072847500_1772837047-newsCover_2026_3_5_1772724922942-0n3cs.webp)

