
Bola.net - Persiba Balikpapan masih menempati peringkat delapan di klasemen sementara Wilayah Timur kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini dengan 19 poin. Tak ayal, hanya berjarak enam poin dari Perseru Serui yang berada di posisi 10 (zona degradasi).
Dari enam laga pada putaran kedua Beruang Madu, julukan Persiba, baru mengoleksi dua kali kemenangan, satu imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Kontan, M Bachtiar dan kawan-kawan dianggap belum menemukan permainan terbaiknya.
"Melihat performa Persiba di tiga pertandingan terakhir, kami optimistis bisa lolos dari degradasi. Bahkan bisa menembus empat besar. Apalagi, kami masih menyisakan empat pertandingan. Meski berat, namun peluang tetap ada," kata pelatih Persiba, Liestiadi.
Dari tiga pertandingan terakhir, Persiba meraih dua kali kemenangan. Salah satunya, mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.
Kondisi paling disorot adalah kontribusi Patrice Nzekou, Pape Latyr N’diaye, Nico Malau, dan Hendri Satriadi. Mereka dianggap belum tampil stabil.
Nzekou yang dipercaya mengemban ban kapten, masih belum memberi perubahan besar terutama di laga tandang. Dua kali diturunkan, lawan Persepam Madura United (15/5) dan Persebaya Surabaya (8/6), pemain Kamerun tersebut selalu mendapat kartu merah.
Ironisnya, ketika tampil tanpa Nzekou, Persiba justru mampu mencuri poin. Selain menang kontra PSM, Beruang Madu sukses menahan imbang Persela Lamongan, 1-1. Sedangkan Pape, mengakui jika masih butuh adaptasi untuk mengembalikan penampilan terbaiknya. (esa/hsw)
Dari enam laga pada putaran kedua Beruang Madu, julukan Persiba, baru mengoleksi dua kali kemenangan, satu imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Kontan, M Bachtiar dan kawan-kawan dianggap belum menemukan permainan terbaiknya.
"Melihat performa Persiba di tiga pertandingan terakhir, kami optimistis bisa lolos dari degradasi. Bahkan bisa menembus empat besar. Apalagi, kami masih menyisakan empat pertandingan. Meski berat, namun peluang tetap ada," kata pelatih Persiba, Liestiadi.
Dari tiga pertandingan terakhir, Persiba meraih dua kali kemenangan. Salah satunya, mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.
Kondisi paling disorot adalah kontribusi Patrice Nzekou, Pape Latyr N’diaye, Nico Malau, dan Hendri Satriadi. Mereka dianggap belum tampil stabil.
Nzekou yang dipercaya mengemban ban kapten, masih belum memberi perubahan besar terutama di laga tandang. Dua kali diturunkan, lawan Persepam Madura United (15/5) dan Persebaya Surabaya (8/6), pemain Kamerun tersebut selalu mendapat kartu merah.
Ironisnya, ketika tampil tanpa Nzekou, Persiba justru mampu mencuri poin. Selain menang kontra PSM, Beruang Madu sukses menahan imbang Persela Lamongan, 1-1. Sedangkan Pape, mengakui jika masih butuh adaptasi untuk mengembalikan penampilan terbaiknya. (esa/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
