
Bola.net - Usaha Persija Jakarta untuk bangkit dari dasar klasemen sementara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, belum membuahkan hasil.
Menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Utama Gelora Bung Kano (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (6/4), Persija justru kalah dengan skor 0-1.
Kondisi tersebut, membuat -julukan Persija Jakarta- belum mendapatkan tambahan poin. Dari 14 kali bertanding, klub kebanggaan The Jakmania tersebut, baru mengoleksi delapan poin.
Sedangkan Persiram, naik ke posisi delapan menggeser Barito Putra dan Persepam Madura United. Klub berjuluk Dewa Laut tersebut, mengantongi 19 poin dari 14 pertandingan.
"Yang pertama, kami harus akui keunggulan Persiram. Mereka tampil solid dan skema permainannya berjalan bagus," ujar asisten pelatih Persija, Blitz Tarigan.
"Persiram berhasil memanfaatkan kekurangan Persija yang sudah lama tidak mendapatkan poin. Selain itu, pemain kami tampil begitu terbebani. Sehingga, tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik," sambungnya.
Akibatnya, Blitz menilai jika permainan pasukannya begitu monoton dan mudah diantisipasi lawan. Begitupun, dengan umpan-umpan yang dilancarkan, dikatakan Blitz, banyak yang terbuang sia-sia.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan hujan deras tersebut, kedua tim harus kehilangan satu pemain akibat akumulasi kartu. Di kubu Persiram, Steven Anderson Imbiri, sementara Persija yakni gelandang asal Korea Kyeong Min Park. (esa/rdt)
Menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Utama Gelora Bung Kano (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (6/4), Persija justru kalah dengan skor 0-1.
Kondisi tersebut, membuat -julukan Persija Jakarta- belum mendapatkan tambahan poin. Dari 14 kali bertanding, klub kebanggaan The Jakmania tersebut, baru mengoleksi delapan poin.
Sedangkan Persiram, naik ke posisi delapan menggeser Barito Putra dan Persepam Madura United. Klub berjuluk Dewa Laut tersebut, mengantongi 19 poin dari 14 pertandingan.
"Yang pertama, kami harus akui keunggulan Persiram. Mereka tampil solid dan skema permainannya berjalan bagus," ujar asisten pelatih Persija, Blitz Tarigan.
"Persiram berhasil memanfaatkan kekurangan Persija yang sudah lama tidak mendapatkan poin. Selain itu, pemain kami tampil begitu terbebani. Sehingga, tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik," sambungnya.
Akibatnya, Blitz menilai jika permainan pasukannya begitu monoton dan mudah diantisipasi lawan. Begitupun, dengan umpan-umpan yang dilancarkan, dikatakan Blitz, banyak yang terbuang sia-sia.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan hujan deras tersebut, kedua tim harus kehilangan satu pemain akibat akumulasi kartu. Di kubu Persiram, Steven Anderson Imbiri, sementara Persija yakni gelandang asal Korea Kyeong Min Park. (esa/rdt)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
