
Bola.net - Pelaksanaan Piala Kemerdekaan yang digagas Tim Transisi, dipastikan molor dari jadwal semula. Meski demikian, hal tersebut tidak membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, naik pitam.
Justru, Menpora Imam tetap berfikir positif dalam menyikapi hal tersebut. Dikatakannya, mundurnya jadwal tidak lepas dari waktu persiapan yang tidak ideal. Sebab, harus menghadapi puasa dan Idul Fitri.
"Sehingga, Tim Transisi kesulitan dalam menentukan EO secara cepat. Jeda Idul Fitri memungkinkan siapa saja untuk melakukan penundaan. Kami menduga karena faktor Idul Fitri sehingga seharusnya EO sudah ada yang deal menjadi sulit dilakukan," ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Bahkan ditegaskannya, sejak awal tidak secara khusus membidik pelaksanaan pada 1 Agustus. Menurutnya, pemilihan tanggal tersebut hanya agar persiapan berjalan secepat mungkin.
"Terus terang saya tidak mematok tanggal khusus. Tanggal 1 itu muncul karena ada kesiapan dari mereka. Tapi jika secara teknis tidak dimungkinkan bagi mereka untuk kick off, silahkan saja. Semua bisa dibicarakan lagi. Karena saya juga tidak ingin kick off asal-asalan, harus dengan model baru," pungkasnya. (esa/dzi)
Justru, Menpora Imam tetap berfikir positif dalam menyikapi hal tersebut. Dikatakannya, mundurnya jadwal tidak lepas dari waktu persiapan yang tidak ideal. Sebab, harus menghadapi puasa dan Idul Fitri.
"Sehingga, Tim Transisi kesulitan dalam menentukan EO secara cepat. Jeda Idul Fitri memungkinkan siapa saja untuk melakukan penundaan. Kami menduga karena faktor Idul Fitri sehingga seharusnya EO sudah ada yang deal menjadi sulit dilakukan," ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Bahkan ditegaskannya, sejak awal tidak secara khusus membidik pelaksanaan pada 1 Agustus. Menurutnya, pemilihan tanggal tersebut hanya agar persiapan berjalan secepat mungkin.
"Terus terang saya tidak mematok tanggal khusus. Tanggal 1 itu muncul karena ada kesiapan dari mereka. Tapi jika secara teknis tidak dimungkinkan bagi mereka untuk kick off, silahkan saja. Semua bisa dibicarakan lagi. Karena saya juga tidak ingin kick off asal-asalan, harus dengan model baru," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Agustus 2025 23:00
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 3 Februari 2026 12:41 -
Otomotif 3 Februari 2026 12:27 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 12:16 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 12:01 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 12:00 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 11:42
MOST VIEWED
- Tempat Menonton Persis vs Persib Hari Ini: Link Siaran Laga BRI Super League di Vidio
- Jadwal, Jam Kick-off, dan Siaran Persis vs Persib: Laga Seru Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026
- Nonton Live Streaming Persebaya vs Dewa United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
- Persija Ditinggalkan Head of Analyst yang Bergabung dengan John Herdman di Timnas Indonesia
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5379848/original/015496500_1760397382-PHOTO-2025-10-14-04-51-30.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6334/original/gedung-kpk-ilustrasi-130604c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4007063/original/023821000_1650961513-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491415/original/012016700_1770095262-seskab_tedd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4007075/original/009562400_1650961561-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487879/original/024086900_1769682051-2.jpg)

