
Bola.net - Sukses menahan imbang Persijap Jepara di laga perdana babak play-off kompetisi Indonesian Premier League 2013, tak membuat Pro Duta senang. Mereka mengaku kesal dengan jalannya laga yang dihelat di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu (16/10) ini.
Menurut kubu Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- sepanjang pertandingan mereka terus dikerjai wasit. Wasit yang seharusnya bersikap adil, menurut kubu Pro Duta, bersikap berat sebelah dengan menguntungkan tuan rumah.
"Tahu sendirilah modusnya. Sedikit-sedikit offside, royal kartu kuning dan sebagainya. Tahu sendirilah, ala Indonesia Super League banget," ujar salah seorang ofisial Pro Duta, pada Bola.net.
Sementara itu, kekesalan serupa juga dilontarkan Dejan Antonic. Pelatih Pro Duta tersebut mengaku bahwa jalannya laga tersebut sangat memalukan.
"Sangat memalukan pertandingan ini. Lebih bagus saya main di Beirut saja ketimbang di Jepara ini," ujar Dejan, pada Bola.net.
Namun demikian, meski sadar timnya dicurangi, mantan pelatih Arema ini pantang mundur. Dia tetap menginstruksikan Gozali Muharram Siregar dan kawan-kawan berjuang sampai akhir laga play-off ini.
"Kita tidak akan menyerah begitu saja, Friend. Kita akan berjuang sampai akhir. Kita bakal bermain dengan sportivitas dan kebanggaan," tandasnya.
Sebelumnya, meski masih bertajuk Indonesian Premier League, pelaksanaan babak play-off ini sudah bukan lagi tanggung jawab PT. Liga Prima Indonesia Sportindo lagi. PSSI telah mengambil alih pelaksanaan babak play-off ini -alih-alih menunggu kompetisi usai- dengan alasan LPIS tidak mampu menjalankan kompetisi dengan baik.
PSSI menjalankan babak playoff untuk mencari tim IPL yang bakal bergabung dengan kompetisi unifikasi musim depan. 10 klub yang diakui PSSI -minus Semen Padang yang mendapat bye- bakal dibagi dua grup. Dari masing-masing grup akan dipilih tiga klub teratas. Enam klub dari dua grup plus Semen Padang selanjutnya akan menjalani proses verifikasi PSSI, untuk kemudian dipilih empat klub yang akan gabung dengan kompetisi unifikasi. (den/pra)
Menurut kubu Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- sepanjang pertandingan mereka terus dikerjai wasit. Wasit yang seharusnya bersikap adil, menurut kubu Pro Duta, bersikap berat sebelah dengan menguntungkan tuan rumah.
"Tahu sendirilah modusnya. Sedikit-sedikit offside, royal kartu kuning dan sebagainya. Tahu sendirilah, ala Indonesia Super League banget," ujar salah seorang ofisial Pro Duta, pada Bola.net.
Sementara itu, kekesalan serupa juga dilontarkan Dejan Antonic. Pelatih Pro Duta tersebut mengaku bahwa jalannya laga tersebut sangat memalukan.
"Sangat memalukan pertandingan ini. Lebih bagus saya main di Beirut saja ketimbang di Jepara ini," ujar Dejan, pada Bola.net.
Namun demikian, meski sadar timnya dicurangi, mantan pelatih Arema ini pantang mundur. Dia tetap menginstruksikan Gozali Muharram Siregar dan kawan-kawan berjuang sampai akhir laga play-off ini.
"Kita tidak akan menyerah begitu saja, Friend. Kita akan berjuang sampai akhir. Kita bakal bermain dengan sportivitas dan kebanggaan," tandasnya.
Sebelumnya, meski masih bertajuk Indonesian Premier League, pelaksanaan babak play-off ini sudah bukan lagi tanggung jawab PT. Liga Prima Indonesia Sportindo lagi. PSSI telah mengambil alih pelaksanaan babak play-off ini -alih-alih menunggu kompetisi usai- dengan alasan LPIS tidak mampu menjalankan kompetisi dengan baik.
PSSI menjalankan babak playoff untuk mencari tim IPL yang bakal bergabung dengan kompetisi unifikasi musim depan. 10 klub yang diakui PSSI -minus Semen Padang yang mendapat bye- bakal dibagi dua grup. Dari masing-masing grup akan dipilih tiga klub teratas. Enam klub dari dua grup plus Semen Padang selanjutnya akan menjalani proses verifikasi PSSI, untuk kemudian dipilih empat klub yang akan gabung dengan kompetisi unifikasi. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 Maret 2026 22:30Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
-
Bola Indonesia 4 Maret 2026 13:18 -
Bola Indonesia 28 Februari 2026 23:17Hasil BRI Super League Bali United vs Persijap: Cuma Hasilkan Skor Kacamata
-
Bola Indonesia 28 Februari 2026 08:20Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Bola Indonesia 27 Februari 2026 17:31Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persijap Jepara 28 Februari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 13:32 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 12:38 -
Otomotif 7 Maret 2026 12:27 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 12:15 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 12:08 -
Bola Dunia Lainnya 7 Maret 2026 12:06
MOST VIEWED
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393717/original/015237000_1540615511-God-Bless4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523728/original/070959200_1772858220-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_11.22.56_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5173831/original/051249100_1742885112-WhatsApp_Image_2025-03-25_at_13.06.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)

