
Bola.net - Mendapat jatah berlaga di Grup 1 Divisi Utama 2014 tak membuat Pro Duta FC berleha-leha. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- mengaku waspada pada setiap lawan di grup tersebut.
"Paling tidak, ada tiga klub yang harus amat diwaspadai di grup ini. Persiraja, mereka tim kuat karena musim lalu bermain di kasta tertinggi. Mereka juga diperkuat pemain muda. PSMS, meski saat ini dilanda dualisme, mereka merupakan tim yang kuat," ujar Media Officer Pro Duta, Handoyo Subosityo, pada Bola.net.
"Selain itu juga ada PSAP Sigli. Meski lama tak mengikuti perkembangannya, saya tahu mereka tim yang berbahaya," sambungnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia telah menyampaikan pembagian grup peserta Liga Divisi Utama Liga Indonesia 2014. Melalui surat bernomor 367/LIGA/III/2014 tertanggal 18 Maret 2014 PT Liga memutuskan Pro Duta masuk di grup 1 bersama Persiraja Banda Aceh, PSAP Sigli, PSBL Langsa, PSMS Medan, PS Kwarta, PS Bintang Jaya dan PSPS Pekanbaru.
Sementara, pernyataan senada dilontarkan Ansyari Lubis. Manajer klub runner-up Indonesian Premier League musim lalu tersebut mengaku persaingan Grup 1 bakal ketat. Pasalnya, tim-tim yang berlaga di sana rata-rata bertipikal permainan keras, khas klub asal Tanah Andalas.
"Tipikal permainan kami hampir sama. Ini yang akan buat tiap pertandingan jadi ketat," tandasnya. (den/dzi)
"Paling tidak, ada tiga klub yang harus amat diwaspadai di grup ini. Persiraja, mereka tim kuat karena musim lalu bermain di kasta tertinggi. Mereka juga diperkuat pemain muda. PSMS, meski saat ini dilanda dualisme, mereka merupakan tim yang kuat," ujar Media Officer Pro Duta, Handoyo Subosityo, pada Bola.net.
"Selain itu juga ada PSAP Sigli. Meski lama tak mengikuti perkembangannya, saya tahu mereka tim yang berbahaya," sambungnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia telah menyampaikan pembagian grup peserta Liga Divisi Utama Liga Indonesia 2014. Melalui surat bernomor 367/LIGA/III/2014 tertanggal 18 Maret 2014 PT Liga memutuskan Pro Duta masuk di grup 1 bersama Persiraja Banda Aceh, PSAP Sigli, PSBL Langsa, PSMS Medan, PS Kwarta, PS Bintang Jaya dan PSPS Pekanbaru.
Sementara, pernyataan senada dilontarkan Ansyari Lubis. Manajer klub runner-up Indonesian Premier League musim lalu tersebut mengaku persaingan Grup 1 bakal ketat. Pasalnya, tim-tim yang berlaga di sana rata-rata bertipikal permainan keras, khas klub asal Tanah Andalas.
"Tipikal permainan kami hampir sama. Ini yang akan buat tiap pertandingan jadi ketat," tandasnya. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Februari 2018 11:34Mantan Anggota PSSI Ini Mengaku Sudah Resmi Beli Klub di Eropa
-
Bola Indonesia 25 April 2017 00:47Baru Terbentuk, Fisik Skuat Pro Duta Masih Bermasalah
-
Bola Indonesia 23 Januari 2017 17:46Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
-
Bola Indonesia 16 Januari 2017 09:30Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 5 Juni 2026 21:36Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
-
Otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:40Purbaya Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
