
Bola.net - - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi mengatakan, tim medis sudah berupaya maksimal saat berusaha menyelamatkan nyawa Choirul Huda. Namun jika dirasa penanganan medis yang berlaku sekarang tidak standar, Edy menyatakan siap membenahi hal tersebut.
Peristiwa meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda menimbulkan tanda tanya besar. Hal tersebut tak lepas dari prosedur penanganan medis pertama yang dilakukan oleh tim medis di Stadion Surajaya, Lamongan.
Muncul kabar bahwa prosedur penanganan yang dilakukan oleh tim medis saat itu tidak sesuai dengan standar yang ada. Namun, Edy berusaha memberikan sedikit pembelaan pada tim medis yang bertugas saat itu.
"Begitu itu terjadi, ada evakuasi, sudah dibawa sampai ke rumah sakit, dibawa ke ICU, dan tindakan ICU sudah melakukan yang terbaik. Tetapi nyawa beliau tidak bisa kita hentikan, dan akhirnya ya kita tahu bersama," ujar Edy di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin .
"Kita hanya bisa menyampaikan Innalilahi," sambung pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI ini.
Sejumlah pihak sendiri mengatakan bahwa setelah Huda berbenturan, dia seharusnya diberi penyangga leher terlebih dahulu. Namun, kiper berusia 38 tahun tersebut justru buru-buru dipapah keluar lapangan.
Maka prosedur penanganan standar para pemain yang cedera pun dipertanyakan banyak pihak. Ketika ditanya terkait hal tersebut, Edy mengaku siap untuk menaikkan standar tim medis, khususnya yang bertugas di lapangan.
"Kalau kurang jauh dari standar nanti kita cukupi standarnya," tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 19 April 2026 19:39Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 April 2026 10:55 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:46 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:42 -
Bola Indonesia 20 April 2026 10:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 10:26 -
Bulu Tangkis 20 April 2026 10:25
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560065/original/037828600_1776657513-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10.45.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560064/original/047064400_1776657286-IMG_0557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553432/original/077278900_1775970671-IMG_8809.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5056844/original/091010400_1734563733-MacBook_Air_M3_013.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4199043/original/007538600_1666333613-pencurian_HP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558100/original/048170900_1776406048-sapu7.jpg)

