
Bola.net - PSM Makassar akan melakoni laga berat saat menjamu Persipura Jayapura, Jumat (30/5/2014) sore. Tak ingin kehilangan poin, tim Juku Eja bertekad matikan lini tengah Persipura sehingga bisa mengendalikan permainan.
"Persipura memiliki penyerang cepat. Jadi, kita harus putus aliran bola ke depan dengan mematikan lini tengah mereka," ujar pelatih PSM, Rudi William Keltjes.
Agar bisa mengendalikan lini tengah, Rudi banyak berharap pada kapten Ponaryo Astaman. Pasalnya, PSM dipastikan tidak diperkuat Syamsul Chaeruddin.
Pemain bernomor punggung 8 ini masih istirahat akibat cedera abdomen di perut kanan. Ia mengalami cedera saat melawan Perseru Serui, Minggu (25/5/2014) lalu.
Sebagai ganti Rudi memasang Ardan Aras. Kebetulan, gelandang adalah posisi asli Ardan sebelum digeser sebagai pemain sayap kanan.
Rudi banyak berharap Ponaryo agar bisa tampil lebih baik dan lebih konsentrasi untuk mematikan pergerakan Persipura. Pasalnya, saat lawan Perseru Serui, Ponaryo tampil jauh dari harapan, ia sering kehilangan bola.
"Kalau kita bisa kuasai lini tengah, maka aliran bola kita bisa lebih banyak ke depan sehingga peluang cetak gol lebih besar. Kita jelas tidak ingin kehilangan poin lagi. Persipura memang tim tangguh, tapi kita tidak boleh kalah," kata Rudi.
Pada pertemuan pertama di kandang Persipura, PSM berhasil mencuri satu poin setelah menyudahi pertandingan dengan skor 1-1. Gol PSM dicetak M Rahmat sebelum dibalas Bio Paulin. (nda/dzi)
"Persipura memiliki penyerang cepat. Jadi, kita harus putus aliran bola ke depan dengan mematikan lini tengah mereka," ujar pelatih PSM, Rudi William Keltjes.
Agar bisa mengendalikan lini tengah, Rudi banyak berharap pada kapten Ponaryo Astaman. Pasalnya, PSM dipastikan tidak diperkuat Syamsul Chaeruddin.
Pemain bernomor punggung 8 ini masih istirahat akibat cedera abdomen di perut kanan. Ia mengalami cedera saat melawan Perseru Serui, Minggu (25/5/2014) lalu.
Sebagai ganti Rudi memasang Ardan Aras. Kebetulan, gelandang adalah posisi asli Ardan sebelum digeser sebagai pemain sayap kanan.
Rudi banyak berharap Ponaryo agar bisa tampil lebih baik dan lebih konsentrasi untuk mematikan pergerakan Persipura. Pasalnya, saat lawan Perseru Serui, Ponaryo tampil jauh dari harapan, ia sering kehilangan bola.
"Kalau kita bisa kuasai lini tengah, maka aliran bola kita bisa lebih banyak ke depan sehingga peluang cetak gol lebih besar. Kita jelas tidak ingin kehilangan poin lagi. Persipura memang tim tangguh, tapi kita tidak boleh kalah," kata Rudi.
Pada pertemuan pertama di kandang Persipura, PSM berhasil mencuri satu poin setelah menyudahi pertandingan dengan skor 1-1. Gol PSM dicetak M Rahmat sebelum dibalas Bio Paulin. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
