
Bola.net - - Para pelaku sepakbola gajah kini bisa bernafas lega. Pasalnya, PSSI selaku otoritas tertinggi sepakbola di Indonesia memutuskan untuk mengampuni sanksi yang sebelumnya diberikan kepada mereka.
PSSI mencabut hukuman untuk para pelaku sepakbola gajah melalui rapat anggota Komite Eksekutif (Exco). Pertemuan tersebut digelar dua hari setelah Kongres Tahunan PSSI di Bandung pada 8 Januari 2017.
"Para korban kasus tersebut sudah dipulihkan sesuai keputusan rapat exco tanggal 10 Januari 2017. Surat penghapusan sanksi sudah PSSI keluarkan dan sudah diterima oleh para korban," ujar salah satu anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi kepada .
Sepakbola gajah dalam hal ini merujuk pada pertandingan antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang di Lapangan Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, 26 September 2014. Laga babak 8 besar Divisi Utama (DU) itu berakhir 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Kelima gol pada laga itu tercipta dari bunuh diri. Komisi Disiplin PSSI saat itu kemudian menjatuhkan hukuman kepada pemain, pelatih, manajer, tukang pijit, hingga kitman kedua klub tersebut berupa larangan terlibat di dunia sepakbola dengan waktu yang bervariasi.
Dengan adanya pemutihan tersebut, Yoyok berharap kejadian serupa tak terulang. Dia berharp kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh mereka yang sebelumnya mendapatkan hukuman.
"Mereka korban kasus sepakbola gajah sudah diberi kesempatan kedua. Pergunakan sebaik-baiknya untuk berprestasi," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 April 2026 11:39 -
Tim Nasional 20 April 2026 11:23 -
Otomotif 20 April 2026 10:55 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:46 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:42 -
Bola Indonesia 20 April 2026 10:32
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560122/original/096176100_1776658974-InShot_20260420_094923315.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3392990/original/024354600_1614845874-068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560065/original/037828600_1776657513-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10.45.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560064/original/047064400_1776657286-IMG_0557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553432/original/077278900_1775970671-IMG_8809.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5056844/original/091010400_1734563733-MacBook_Air_M3_013.jpg)

