
Bola.net - - Save Our Soccer (SOS) angkat bicara terkait kembali jatuhnya korban jiwa dalam pelaksanaan kompetisi ini. Lembaga pemantau sepakbola ini meminta PSSI melakukan evaluasi terhadap keikutsertaan lembaga negara di kompetisi sepakbola profesional.
Koordinator SOS, Akmal Marhali menyebut aparat negara harus dikembalikan pada fungsi utama mereka, yaitu menjaga dan mengamankan negara serta menjadi pengayom masyarakat.
"Sangat riskan bila lembaga negara, apalagi aparat penegak hukum seperti TNI dan Polisi ikut terlibat di kompetisi," ujar Akmal.
"Potensi terjadi gesekan di level akar rumput sangat besar. Apalagi, sepakbola melibatkan massa. Aparat keamanan lebih baik dikembalikan ke fungsi utamanya, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pertandingan sepakbola," sambungnya.
Selain itu, SOS juga meminta PSSI dan Pemerintah, dalam hal ini Kemenpora, melakukan evaluasi total terhadap kompetisi yang sedang berjalan. Mereka menilai, Bentrokan suporter, vandalisme dan anarkisme di lapangan, tak lepas dari kurang tegasnya PSSI dan Pemerintah dalam menegakkan aturan.
“Fungsi pengawasan harus benar-benar di lakukan. Masyarakat hanya ingin hiburan dan sepak bola berprestasi. Bukan sejumlah ‘dagelan’ yang akhirnya menyulut emosi dan mengorbankan nyawa,” Akmal menambahkan.
Sebelumnya, dukacita kembali menyelimuti sepakbola Indonesia. Seorang suporter bernama Banu Rusman meninggal dunia karena aksi pengeroyokan, usai pertandingan Babak 16 Besar Liga 2, antara Persita Tangerang dan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong, Jawa Barat, Rabu .
Banu, yang baru berusia 17 tahun ini, mengalami pendarahan di otak dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang. Pria yang merupakan anggota Laskar Benteng Viola (LBV), suporter Persita, Korwil Tangerang Selatan, mengembuskan nafas terakhir, Kamis (12/10).
Kericuhan yang terjadi pasca laga Persita Tangerang vs PSMS Medan
Menurut keterangan saksi mata, seusai pertandingan, PSMS melakukan selebrasi kemenangan dengan memberi aplaus dan hormat ke arah penonton di tribun timur. Tidak lama kemudian, suporter Persita, yang berada di tribun selatan, turun ke lapangan sambil membawa spanduk bertuliskan 'BOLA ITU BUNDAR, YAKIN?', yang konon ditujukan kepada manajemen Persita.
Pada saat yang bersamaan, beberapa oknum suporter Persita di ujung tribun selatan, yang berdekatan dengan tribun timur, saling mengolok-olok dengan para prajurit TNI yang menonton di tribun timur. Teriakan olokan semakin panas dan tegang, dan tiba-tiba terjadi provokasi.
Lemparan batu sebesar genggaman tangan melayang beberapa kali ke arah para prajurit TNI. Hal ini sontak memancing kemarahan para prajurit. Tanpa dikomando, para prajurit yang berjumlah ratusan berlari turun ke lapangan hijau. Sebagian meloncat dari padar besi pembatas, sedangkan sebagian turun ke bawah dan merusak pintu besi yang sudah terkunci.
Secara sporadis mereka menyerang suporter La Viola. Beberapa orang oknum prajurit, juga merusak fasilitas stadion, membongkar rangka A-Board.
Mereka merangsek suporter Persita hingga keluar stadion melalui pintu-pintu tribun barat. Sekelompok pasukan Brimob yang lengkap menggunakan tameng dan alat pukul, hanya bisa bersikap pasif dan melindungi beberapa orang suporter yang terjebak di dalam lapangan hijau.
Sementara itu, Akmal meminta agar kasus meninggalnya Banu harus diusut tuntas. Pasalnya, ia menilai hal ini kejadian khusus. Pengeroyokan, sambungnya, dilakukan aparat negara yang datang untuk menyaksikan pertandingan.
"Sudah terlalu banyak tumbal nyawa di sepakbola Indonesia dan tak ada satupun yang tuntas diusut. Akibatnya kejadian terus berulang. Satu nyawa terlalu mahal untuk sepakbola. Ini harus jadi perhatian serius PSSI dan Pemerintah," ucap Akmal.
Mantan jurnalis tersebut menambahkan, selama ini, pengusutan terhadap tewasnya suporter tak pernah tuntas. Pengusutan kerap hanya basa-basi kemudian setelah itu hilang ditelan bumi.
"Perlu langkah nyata dari PSSI dan Pemerintah untuk menuntaskannya. Sepakbola itu bukan tempat mempertontonkan kekuataan, medan pertempuran, maupun kuburan untuk korban yang berjatuhan. Sepakbola adalah hiburan, panggung mengekspresikan kegembiraan dan tempat meluapkan kebahagiaan," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 April 2026 19:20Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
-
Tim Nasional 19 April 2026 19:39Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 23 April 2026 08:17 -
Liga Inggris 23 April 2026 08:10 -
Liga Inggris 23 April 2026 08:08 -
Piala Dunia 23 April 2026 08:00 -
Liga Spanyol 23 April 2026 07:38 -
Liga Inggris 23 April 2026 07:27
MOST VIEWED
- Live Streaming Siaran Langsung PSIM vs Persija Jakarta: Main di Mana, Kickoff Jam Berapa?
- Link Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Persib: Disiarkan di Indosiar dan Vidio, Kick-off Jam 7 Malam
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Hasil Madrid vs Alaves: Raih Tiga Poin, Los Blancos Kembali ke Persaingan Gelar Juara La Liga!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563547/original/027688100_1776906289-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_08.03.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562479/original/013457300_1776830871-IMG_0699.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563519/original/043173400_1776899455-17301.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3155174/original/002379100_1592381992-IMG_20200617_154821.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)

