
Bola.net - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah (Jateng) menjadi tuan rumah kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015 zona Jawa. Hal tersebut sekaligus menepis ambisi Asprov PSS DKI Jakarta yang ingin menjadi tuan rumah setelah Jawa Timur mengundurkan diri.
Padahal, rencananya kualifikasi diselenggarakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, 4-13 Oktober. Penunjukan Jateng sebagai pengganti sebelumnya ditolak Asprov PSSI DKI, karena ngotot menjadi tuan rumah.
"PSSI harus bergerak cepat dalam situasi darurat ini, yakni dengan memilih Jateng karena tiba-tiba Jatim mengundurkan diri di saat kualifikasi PON dalam hitungan beberapa hari lagi. Komite Eksekutif PSSI telah mengambil keputusan ini meski DKI Jakarta awalnya keberatan atas penunjukan Jateng," kata Direktur Kompetisi PSSI, Tommy Welly.
Ditambahkannya, perubahan tuan rumah membuat waktu penyelenggaraan kualifikasi zona Jawa menjadi mundur. Selain tim Pra PON Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, kualifikasi zona Jawa akan diikuti Banten dan DI Yogyakarta. Kualifikasi akan diselenggarakan 6-15 Oktober di Stadion Jatidiri, Semarang.
"PSSI memberi kesempatan untuk Jateng agar lebih mematangkan persiapan menjadi tuan rumah. Waktu mundur juga hanya dua hari agar tidak terlalu lama. Ajang ini dari KONI, tapi pelaksanaannya diserahkan ke PSSI. Jadi, kita akan menyelamatkan jangan sampai gagal kualifikasi PON ini," tuturnya.
"Jateng jelas infrastrukturnya lebih baik dibanding DKI ataupun Banten. Mereka akan memakai Stadion Jatidiri, Semarang. Saat ini Jateng tinggal fokus mengurus izin pertandingan," pungkasnya. (esa/gia)
Padahal, rencananya kualifikasi diselenggarakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, 4-13 Oktober. Penunjukan Jateng sebagai pengganti sebelumnya ditolak Asprov PSSI DKI, karena ngotot menjadi tuan rumah.
"PSSI harus bergerak cepat dalam situasi darurat ini, yakni dengan memilih Jateng karena tiba-tiba Jatim mengundurkan diri di saat kualifikasi PON dalam hitungan beberapa hari lagi. Komite Eksekutif PSSI telah mengambil keputusan ini meski DKI Jakarta awalnya keberatan atas penunjukan Jateng," kata Direktur Kompetisi PSSI, Tommy Welly.
Ditambahkannya, perubahan tuan rumah membuat waktu penyelenggaraan kualifikasi zona Jawa menjadi mundur. Selain tim Pra PON Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, kualifikasi zona Jawa akan diikuti Banten dan DI Yogyakarta. Kualifikasi akan diselenggarakan 6-15 Oktober di Stadion Jatidiri, Semarang.
"PSSI memberi kesempatan untuk Jateng agar lebih mematangkan persiapan menjadi tuan rumah. Waktu mundur juga hanya dua hari agar tidak terlalu lama. Ajang ini dari KONI, tapi pelaksanaannya diserahkan ke PSSI. Jadi, kita akan menyelamatkan jangan sampai gagal kualifikasi PON ini," tuturnya.
"Jateng jelas infrastrukturnya lebih baik dibanding DKI ataupun Banten. Mereka akan memakai Stadion Jatidiri, Semarang. Saat ini Jateng tinggal fokus mengurus izin pertandingan," pungkasnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
