
Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali mengkritisi langkah Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam memutar kompetisi.
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan jika Tim Transisi tidak layak untuk menggelar turnamen atau kompetisi. Paling dekat, rencananya Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan.
Bahkan, PSSI juga telah mendapatkan laporan dari klub Divisi Utama terkait undangan Tim Transisi untuk mengikuti Piala Kemerdekaan.
Dalam surat ke klub Divisi Utama tersebut, juga dilampirkan perjanjian partisipasi. Kemudian, ditandatangani anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, yang mengatasnamakan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).
"Dalam UU SKN dan Statuta PSSI pasal 4, disebutkan bahwa kegiatan sepak bola dilakukan induk cabang olahraga. Oleh itu, kami merasa berkewajiban merespon apa yang dilaporkan klub. Keberadaan Tim Transisi juga tidak memiliki legal standing dan kapasitas melakukan apapun. Sesuai penetapan PTUN, sudah dinyatakan SK Menpora terkait pembekuan dan menjadi payung hukum Tim Transisi, tidak berlaku sementara hingga ada keputusan tetap," ungkapnya.
"Kementerian tidak mengindahkan dan ini sebuah kejahatan dan penghinaan kekuasaan peradilan. Klub diundang untuk kompetisi, sementara kompetisi sporting merit-nya tidak jelas," imbuhnya.
Selain itu, Tim Transisi dianggap tidak pantas jika sesuai Peraturan Pemerintah 2007. Sebab, hal tersebut merupakan domain induk cabang olahraga. Kemudian, olahraga profesional juga harus bebas dari campur tangan pemerintah dalam pengelolaannya.
"Ini merupakan pelanggaran dan bisa dijerat dengan hukum. Soal rekomendasi, harus lewat induk cabang olahraga sesuai pasa 51 UU SKN. Kelalaian menegakkan pasal tersebut itu punya sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 89 UU SKN," pungkasnya. (esa/dzi)
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan jika Tim Transisi tidak layak untuk menggelar turnamen atau kompetisi. Paling dekat, rencananya Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan.
Bahkan, PSSI juga telah mendapatkan laporan dari klub Divisi Utama terkait undangan Tim Transisi untuk mengikuti Piala Kemerdekaan.
Dalam surat ke klub Divisi Utama tersebut, juga dilampirkan perjanjian partisipasi. Kemudian, ditandatangani anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, yang mengatasnamakan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).
"Dalam UU SKN dan Statuta PSSI pasal 4, disebutkan bahwa kegiatan sepak bola dilakukan induk cabang olahraga. Oleh itu, kami merasa berkewajiban merespon apa yang dilaporkan klub. Keberadaan Tim Transisi juga tidak memiliki legal standing dan kapasitas melakukan apapun. Sesuai penetapan PTUN, sudah dinyatakan SK Menpora terkait pembekuan dan menjadi payung hukum Tim Transisi, tidak berlaku sementara hingga ada keputusan tetap," ungkapnya.
"Kementerian tidak mengindahkan dan ini sebuah kejahatan dan penghinaan kekuasaan peradilan. Klub diundang untuk kompetisi, sementara kompetisi sporting merit-nya tidak jelas," imbuhnya.
Selain itu, Tim Transisi dianggap tidak pantas jika sesuai Peraturan Pemerintah 2007. Sebab, hal tersebut merupakan domain induk cabang olahraga. Kemudian, olahraga profesional juga harus bebas dari campur tangan pemerintah dalam pengelolaannya.
"Ini merupakan pelanggaran dan bisa dijerat dengan hukum. Soal rekomendasi, harus lewat induk cabang olahraga sesuai pasa 51 UU SKN. Kelalaian menegakkan pasal tersebut itu punya sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 89 UU SKN," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
