
Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memutuskan sebanyak 22 klub yang berhak tampil di liga unifikasi musim depan.
Rinciannya, 18 klub asal ISL dan 4 sisanya dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL. Masing-masing yakni, PSM Makassar, Semen Padang, Persijap Jepara, dan Persiba Bantul.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, mengatakan jika 20 klub tersebut baru dinyatakan lolos sementara. Pasalnya, penilaian baru fokuskan pada aspek infrastruktur.
Sementara PSSI, menginginkan supaya para kontestan ISL juga memenuhi aspek legal, administrasi, sporting atau pembinaan usia muda dan finansial.
"Misalnya saja, Persita Tangerang dan Persiram Raja Ampat yang masih belum memenuhi aspek infrastruktur. Karena itu, keduanya wajib keluar dari home ground utama jika ingin ikut ISL," kata Joko Driyono.
Menyadari hal tersebut, Persita dan Persiram memang telah mengajukan alternatif stadion. Persita mengajukan Stadion Singaperbangsa, Karawang. Sementara Persiram, memilih Stadion Mandala, Jayapura.
"Kami memberi keduanya waktu untuk kembali melakukan konfirmasi kepada PSSI terkait pengajuan tersebut dalam waktu satu minggu ke depan. Dengan begitu, mereka akan lolos verifikasi," pungkasnya.[initial]
(esa/dzi)
Rinciannya, 18 klub asal ISL dan 4 sisanya dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL. Masing-masing yakni, PSM Makassar, Semen Padang, Persijap Jepara, dan Persiba Bantul.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, mengatakan jika 20 klub tersebut baru dinyatakan lolos sementara. Pasalnya, penilaian baru fokuskan pada aspek infrastruktur.
Sementara PSSI, menginginkan supaya para kontestan ISL juga memenuhi aspek legal, administrasi, sporting atau pembinaan usia muda dan finansial.
"Misalnya saja, Persita Tangerang dan Persiram Raja Ampat yang masih belum memenuhi aspek infrastruktur. Karena itu, keduanya wajib keluar dari home ground utama jika ingin ikut ISL," kata Joko Driyono.
Menyadari hal tersebut, Persita dan Persiram memang telah mengajukan alternatif stadion. Persita mengajukan Stadion Singaperbangsa, Karawang. Sementara Persiram, memilih Stadion Mandala, Jayapura.
"Kami memberi keduanya waktu untuk kembali melakukan konfirmasi kepada PSSI terkait pengajuan tersebut dalam waktu satu minggu ke depan. Dengan begitu, mereka akan lolos verifikasi," pungkasnya.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:20Prediksi BRI Super League: Persita vs Persis 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
