
Bola.net - Pelaksanaan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2012-2013, berjalan terkatung-katung. Bukan hanya itu, nasib yang sama juga terjadi pada kompetisi Divisi Utama yang juga berada di bawah penyelenggaraan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Hal tersebut, membuat PT Liga Indonesia (PT LI) mendorong PT LPIS untuk menyelesaikan putaran kedua kompetisi.
"Kami sudah mengirimkan surat, tujuannya supaya kompetisi pada putaran kedua bisa segara dilaksanakan. PSSI juga sudah meminta laporan PT LPIS terkait pelaksanaan putaran kedua seperti apa, lalu tindak lanjut laporan pelanggaran disiplin dan sebagainya," katanya CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
"Sebab, laporan dari Komisi Disiplin (Komdis) soal PT LPIS harus di elaborasi. Selain itu, permintaan PT LPIS soal keberatan adanya penggabungan kompetisi dan harus sesuai Kongres 17 Juni tidak bisa dipenuhi. Sebab, tidak ada lagi keputusan baru dari PSSI," sambung Joko yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.
Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Hinca IP Pandjaitan, juga menilai jika kontestan IPL tidak pernah berkompetisi. Hal tersebut, disampaikannya, usai menggelar rapat di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).
"Saya heran dengan klub yang banyak Walk Out (WO). Laporan tersebut, begitu banyak. Biasanya, klub yang WO itu tamu, kalau di IPL justru tuan rumahnya. Selain aneh, ini unik," kata Hinca.
"Aturan di PSSI, jika sebuah klub sudah WO sebanyak dua kali beruntun, maka akan didegradasi. Tapi di IPL, bisa WO berkali-kali dan tidak ada degradasi. Klub kontestan IPL seperti tidak niat bermain sepak bola," imbuhnya.
Kondisi tersebut, membuat beberapa klub IPL meminta PT LPIS untuk mengakhiri kompetisi. Krisis finansial yang dialami sebagian besar klub, menjadi penyebab utama permasalahan internal di IPL. (esa/dzi)
Hal tersebut, membuat PT Liga Indonesia (PT LI) mendorong PT LPIS untuk menyelesaikan putaran kedua kompetisi.
"Kami sudah mengirimkan surat, tujuannya supaya kompetisi pada putaran kedua bisa segara dilaksanakan. PSSI juga sudah meminta laporan PT LPIS terkait pelaksanaan putaran kedua seperti apa, lalu tindak lanjut laporan pelanggaran disiplin dan sebagainya," katanya CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
"Sebab, laporan dari Komisi Disiplin (Komdis) soal PT LPIS harus di elaborasi. Selain itu, permintaan PT LPIS soal keberatan adanya penggabungan kompetisi dan harus sesuai Kongres 17 Juni tidak bisa dipenuhi. Sebab, tidak ada lagi keputusan baru dari PSSI," sambung Joko yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.
Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Hinca IP Pandjaitan, juga menilai jika kontestan IPL tidak pernah berkompetisi. Hal tersebut, disampaikannya, usai menggelar rapat di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).
"Saya heran dengan klub yang banyak Walk Out (WO). Laporan tersebut, begitu banyak. Biasanya, klub yang WO itu tamu, kalau di IPL justru tuan rumahnya. Selain aneh, ini unik," kata Hinca.
"Aturan di PSSI, jika sebuah klub sudah WO sebanyak dua kali beruntun, maka akan didegradasi. Tapi di IPL, bisa WO berkali-kali dan tidak ada degradasi. Klub kontestan IPL seperti tidak niat bermain sepak bola," imbuhnya.
Kondisi tersebut, membuat beberapa klub IPL meminta PT LPIS untuk mengakhiri kompetisi. Krisis finansial yang dialami sebagian besar klub, menjadi penyebab utama permasalahan internal di IPL. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Bola Indonesia 15 April 2016 09:36 -
Bola Indonesia 22 Maret 2016 11:45 -
Bola Indonesia 21 Maret 2016 12:19 -
Bola Indonesia 19 Maret 2016 11:19
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 11:23 -
Voli 8 Maret 2026 10:55 -
Liga Italia 8 Maret 2026 10:54 -
Liga Italia 8 Maret 2026 10:25 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 10:08 -
Liga Italia 8 Maret 2026 09:53
MOST VIEWED
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Tegas! Viking Pilih Jaga Jarak dengan Bonek, Istirahatkan Slogan Viking-Bonek Satu Hati
- Hasil Arema FC vs Bali United: Drama 7 Gol dan 2 'Bunuh Diri' di Stadion Kanjuruhan
- Ketika Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan dan Berujung Denda Rp50 Juta untuk Persita Tangerang
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2787328/original/093283100_1556103822-va2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524204/original/029547700_1772920664-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_2.04.10_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524301/original/028677300_1772935613-anya.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524297/original/010951000_1772933670-armand_2.jpeg)

