
Bola.net - PT Liga Indonesia (PT LI) menilai terdapat tiga klub yang masih bermasalah dalam verifikasi aspek infrastruktur untuk tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Masing-masing klub tersebut, yakni PSM Makassar, Pelita Bandung Raya, dan Bali United Pusam (BUP).
CEO PT LI, Joko Driyono, mengatakan jika Stadion Andi Mattalata yang bakal dijadikan kandang PSM makassar, belum memenuhi persyaratan. Hal yang sama, terjadi dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang didaftarkan BUP.
"Liga Indonesia saat ini fokus verifikasi aspek infrastruktur. Ada tiga klub yang ditunggu sampai 13 Februari. Stadion PSM perlu verifikasi lanjutan, kemudian Bali United, dan PBR (Pelita Bandung Raya)," kata Joko Driyono.
"Tiga klub tersebut, menjadi fokus perhatian dan mudah-mudahan mereka bisa mengejar target sesuai yang diharapkan bahwa sebelum kick-off semuanya bisa dilengkapi," imbuhnya.
Sementara untuk PBR, sudah mengajukan Stadion Patriot, di Bekasi, sebagai alternatif. Sayangnya, PT LI sudah memastikan jika stadion tersebut belum memenuhi syarat.
"Stadion milik BUP, masih bermasalah di lampu, PSM juga. Namun, stadion PSM penerangannya tidak dimulai dari awal seperti BUP. PBR sebenarnya menominasikan beberapa stadion setelah Si Jalak Harupat, namun yang masuk ke kami belum bisa disetujui, di mana yang terakhir Stadion Patriot, yang belum memenuhi syarat," pungkasnya. (esa/dzi)
CEO PT LI, Joko Driyono, mengatakan jika Stadion Andi Mattalata yang bakal dijadikan kandang PSM makassar, belum memenuhi persyaratan. Hal yang sama, terjadi dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang didaftarkan BUP.
"Liga Indonesia saat ini fokus verifikasi aspek infrastruktur. Ada tiga klub yang ditunggu sampai 13 Februari. Stadion PSM perlu verifikasi lanjutan, kemudian Bali United, dan PBR (Pelita Bandung Raya)," kata Joko Driyono.
"Tiga klub tersebut, menjadi fokus perhatian dan mudah-mudahan mereka bisa mengejar target sesuai yang diharapkan bahwa sebelum kick-off semuanya bisa dilengkapi," imbuhnya.
Sementara untuk PBR, sudah mengajukan Stadion Patriot, di Bekasi, sebagai alternatif. Sayangnya, PT LI sudah memastikan jika stadion tersebut belum memenuhi syarat.
"Stadion milik BUP, masih bermasalah di lampu, PSM juga. Namun, stadion PSM penerangannya tidak dimulai dari awal seperti BUP. PBR sebenarnya menominasikan beberapa stadion setelah Si Jalak Harupat, namun yang masuk ke kami belum bisa disetujui, di mana yang terakhir Stadion Patriot, yang belum memenuhi syarat," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
