
Bola.net - Dua pengacara kondang Elza Syarief dan Rufinus Hotmaulana, mendadak begitu sengit menyoroti persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kedua pihak yang selama ini banyak dikenal sebagai kuasa hukum korporat besar dan para selebritis Indonesia tersebut, mengkritisi pengurus PSSI yang merangkap jabatan.
Bahkan, dikatakan Elza, ada pengurus yang merangkap jabatan hingga jumlahnya mencapai empat sekaligus. Sayangnya, perempuan kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut, tidak mengungkapkan secara gamblang siapa yang menjadi sasarannya.
"Rasanya, teman-teman pasti sudah mengetahui yang saya maksudkan. Yaitu, yang me-Nyalla dan tidak me-Nyalla," katanya sambil tertawa. Jika diduga-duga, sosok yang dimaksud Elza yakni Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, La Nyalla Mahmud Matalitti.
"Pokoknya, selain menjadi Waketum, dia juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN), lalu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan menjabat Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Jawa Timur (Jatim). Rangkap jabatan seperti itu, sama saja menyalahi aturan," tuturnya.
Tak ayal, Rufinus Hotmaulana setali tiga uang dengan Elza. Rufinus Hotmaulana menilai, sikap tersebut mencerminkan jika para pengurus PSSI telah bertindak di luar aturan.
"Penunjukan jabatan di PSSI, merupakan hal yang mudah. Sebab, pribadi yang satu dapat menunjuk pribadi lainnya hanya untuk mendapatkan jabatan. Padahal, hal tersebut tidak boleh dilakukan. Apalagi, pribadi yang menempati posisi tersebut tidak layak lantaran tidak memiliki kemampuan yang semestinya," imbuhnya.
Kritikan-kritikan Elza Syarief dan Rufinus Hotmaulana, dipastikan masih akan sangat panjang. Sebab, keduanya secara resmi dipercaya 14 caretaker Pengprov PSSI yang SK-nya dicabut Djohar Arifin, sebagai pengacara. Bahkan, mereka segera menjerat Djohar dengan hukuman pidana dan perdata.
Polemik muncul, ketika PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret. 14 Caretaker tersebut, dicoret dari daftar peserta dan memasukkan voters sesuai SK No.SKEP/32/JAH/III/2013. Keputusan tersebut, kontan menuai kecaman. Karena, para caretaker tersebut, resmi mendapatkan legalisasi dari Djohar.
"Semula, memang terdapat 18 caretaker Pengprov. Namun, yang nasibnya sudah jelas ada empat. Di antaranya, yakni DI Yogyakarta dan Jambi. Sedangkan sisa 14 ini, tengah kami perjuangan hingga titik darah penghabisan. Bahkan hingga ke Presiden RI," tutup Elza Syarief, selaku Kuasa Hukum 14 caretaker Pengprov PSSI. (esa/mac)
Bahkan, dikatakan Elza, ada pengurus yang merangkap jabatan hingga jumlahnya mencapai empat sekaligus. Sayangnya, perempuan kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut, tidak mengungkapkan secara gamblang siapa yang menjadi sasarannya.
"Rasanya, teman-teman pasti sudah mengetahui yang saya maksudkan. Yaitu, yang me-Nyalla dan tidak me-Nyalla," katanya sambil tertawa. Jika diduga-duga, sosok yang dimaksud Elza yakni Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, La Nyalla Mahmud Matalitti.
"Pokoknya, selain menjadi Waketum, dia juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN), lalu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan menjabat Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Jawa Timur (Jatim). Rangkap jabatan seperti itu, sama saja menyalahi aturan," tuturnya.
Tak ayal, Rufinus Hotmaulana setali tiga uang dengan Elza. Rufinus Hotmaulana menilai, sikap tersebut mencerminkan jika para pengurus PSSI telah bertindak di luar aturan.
"Penunjukan jabatan di PSSI, merupakan hal yang mudah. Sebab, pribadi yang satu dapat menunjuk pribadi lainnya hanya untuk mendapatkan jabatan. Padahal, hal tersebut tidak boleh dilakukan. Apalagi, pribadi yang menempati posisi tersebut tidak layak lantaran tidak memiliki kemampuan yang semestinya," imbuhnya.
Kritikan-kritikan Elza Syarief dan Rufinus Hotmaulana, dipastikan masih akan sangat panjang. Sebab, keduanya secara resmi dipercaya 14 caretaker Pengprov PSSI yang SK-nya dicabut Djohar Arifin, sebagai pengacara. Bahkan, mereka segera menjerat Djohar dengan hukuman pidana dan perdata.
Polemik muncul, ketika PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret. 14 Caretaker tersebut, dicoret dari daftar peserta dan memasukkan voters sesuai SK No.SKEP/32/JAH/III/2013. Keputusan tersebut, kontan menuai kecaman. Karena, para caretaker tersebut, resmi mendapatkan legalisasi dari Djohar.
"Semula, memang terdapat 18 caretaker Pengprov. Namun, yang nasibnya sudah jelas ada empat. Di antaranya, yakni DI Yogyakarta dan Jambi. Sedangkan sisa 14 ini, tengah kami perjuangan hingga titik darah penghabisan. Bahkan hingga ke Presiden RI," tutup Elza Syarief, selaku Kuasa Hukum 14 caretaker Pengprov PSSI. (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Tim Nasional 10 Agustus 2026 19:16PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 September 2026 18:59Ipswich Town Pede Bisa Singkirkan Arsenal dari Carabao Cup
-
Liga Inggris 15 September 2026 18:47Lawan Ipswich Town, Arsenal Bakal Berikan Kesempatan Bermain untuk Bocah 16 Tahun Ini?
-
Liga Inggris 15 September 2026 18:32Main di Anfield, Liverpool Pede Singkirkan Tottenham dari Carabao Cup
-
Tim Nasional 15 September 2026 18:32Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
-
Liga Inggris 15 September 2026 18:20Lawan Tottenham, Andoni Iraola Isyaratkan Bakal Rotasi Pemain Liverpool
BERITA LAINNYA
-
indonesia 15 September 2026 17:47Pesona Dimitar Mitkov Bersama Madura United: 4 Gol dan Puncaki Top Skor BRI Super League
-
indonesia 15 September 2026 17:15Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
-
indonesia 15 September 2026 16:48Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
-
indonesia 15 September 2026 15:24Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
-
indonesia 15 September 2026 15:14Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
-
indonesia 15 September 2026 13:48Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
SOROT
-
Liputan6 15 September 2026 19:00Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat
-
Liputan6 15 September 2026 18:54Area Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Dipersempit, Ini Alasannya
-
Liputan6 15 September 2026 18:46Pelajar SMA Tertemper KRL di Parung Panjang
-
Liputan6 15 September 2026 18:35Kebakaran Hutan Kalbar Meluas, Tembus 48 Ribu Hektare
-
Liputan6 15 September 2026 18:17Pelaku Jual Beli Kartu Layanan Gratis Transjakarta Bakal Diblacklist Permanen
-
Liputan6 15 September 2026 17:49Fakta-Fakta KMP Virgo Transport 8 Terbalik dan Tenggelam di Laut Jawa
MOST VIEWED
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Persib Bandung 12 September 2026
Rekam Jejak Taisei Marukawa: Bidik Status WNI Lewat Naturalisasi, Bakal Bela Timnas Indonesia?
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Arema FC 13 September 2026
Hasil BRI Super League: Persija Tekuk Persib 2-1, Madura United Menang di Markas PSS
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349125/original/037200700_1789473655-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_18.54.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349119/original/054876700_1789473282-102815.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330046/original/094760500_1787309855-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.54.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340900/original/007589000_1788529093-kal4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4308949/original/005498300_1675159370-Tarif_integrasi_transportasi_umum_di_jakarta_masih_di_kaji_pemprov_DKI-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347505/original/001451000_1789346603-KM_Virgo_tenggelam.jpg)

