
Bola.net - Arema FC angkat bicara soal tersangkutnya nama mereka dalam artikel salah satu media Italia, Corriere dello Sport, yang menyoroti kekerasan dan karut-marut sepakbola Indonesia. Arema FC menyebut artikel tersebut sepihak karena tak pernah meminta konfirmasi.
"Artikel ini kan sepihak. Seharusnya, mereka kan konfirmasi dulu pada kami mengenai data yang mereka tulis," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net, Senin (08/10).
Sebelumnya, dalam artikelnya berjudul 'Violenza e corruzione in Indonesia: il calcio nel caos' atau dalam bahasa Indonesia berarti 'Kekerasan dan Korupsi di Indonesia: Sepakbola dalam kekacauan', Corriere menyebut bahwa kekerasan masih membayangi sepakbola Indonesia. Artikel ini ditulis Minggu (07/10) waktu Italia.
Corriere mengambil sudut pandang Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, yang menyebut bahwa Indonesia merupakan tempat yang hebat, tapi situasi di negeri ini tak pernah mudah. Gomez menyebut sempat merasa ketakutan ketika bertandang ke kandang Arema FC pada putaran pertama Liga 1.
Ruddy menyebut bahwa kejadian ini sejatinya tak seperti yang digambarkan Gomez. Waktu itu, menurut manajer berusia 47 tahun tersebut, memang ada suporter masuk lapangan. Namun, hal ini, lebih karena kecewa pada penampilan Arema pada laga tersebut.
"Mereka ke lapangan karena hendak menuju bench Arema, bukan ke bench Persib," tutur Ruddy.
"Sementara, mengenai lemparan yang sempat mengenai Gomez, ini kan lemparan dari tribun, yang merupakan reaksi kekecewaan pada Arema. Saya yakin si pelempar tidak sengaja menyasar pelatih," imbuhnya.
Selain masalah kekerasan, Corriere pun menyoroti buruknya tata kelola sepakbola Indonesia. Nama Arema kembali muncul ketika disebut sebagai salah satu dari empat klub yang mengikuti kompetisi, kendati lisensi mereka bermasalah. Selain Arema, yang di artikel itu disebut sebagai Arema Cromo, tiga klub lainnya adalah Madura United, Persija Jakarta, dan Bhayangja FC (Bhayangkara United, red).
Menanggapi hal ini, Ruddy tak mau menanggapi lebih lanjut. Menurutnya, faktanya saat ini Arema bermain di kompetisi level tertinggi. "Mungkin narasumbernya nggak valid. Seharusnya, sebagai jurnalis mereka mencari sumber valid," tutupnya.
Berita Video
Berikut ini adalah cuplikan kesuksesan Sapto Yogo Purnomo yang memberikan medali emas kelima bagi Indonesia di ajang Asian Para Games 2018.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Mei 2026 11:375 Pertandingan Penentu Arsenal Juara Premier League
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 20 Mei 2026 13:33Dokter Ungkap Alasan Andrie Yunus Belum Bisa Hadir di Persidangan
-
Liputan6 20 Mei 2026 13:04Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai Jika Tak Mampu
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming PSM vs Persib di Indosiar dan Vidio - BRI Super League 2025/2026
Hasil PSM vs Persib: Dramatis, Maung Bandung Selangkah Lagi Jadi Juara BRI Super League!
Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 15-17 Mei 2026
Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/6383629/original/030940400_1779258830-IMG_8443.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4824890/original/015114700_1715084293-IMG_0156.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6381083/original/015848800_1779256263-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6381082/original/081117500_1779256262-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6381077/original/038343900_1779256261-1.jpg)

