
Bola.net - Arema Cronus gagal melanjutkan tren kemenangan dalam laga pra musim mereka. Menjamu Terengganu FA, Kamis (26/12), I Gede Sukadana dan kawan-kawan dipaksa bermain imbang 1-1.
Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini, Arema Cronus menurunkan beberapa pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Nama-nama seperti Qischil Gandrum, Gilang Ginarsa dan Arif Suyono menjadi pilihan Pelatih Arema Suharno untuk mengawali laga.
Meski menurunkan pemain 'lapis kedua', Arema Cronus tetap berupaya menunjukkan penampilan agresif. Sayang, ketatnya pertahanan Sang Penyu -julukan Terengganu- masih menyulitkan penggawa Arema Cronus membahayakan gawang tim asal Malaysia tersebut.
Sementara itu, Terengganu justru beberapa kali menyulitkan lini belakang Arema. Pergerakan Mamadou Hady Barry dan Marcio Souza beberapa kali mengancam benteng pertahanan tuan rumah, yang di laga ini dikawal Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Menit 28, Terengganu menciptakan peluang emas pertama di laga ini. Namun, sepakan Abdul Manas Bin Mamat masih tepat mengarah ke pelukan Made Wardana.
Arema coba bangkit dari tekanan. Melalui Sunarto, Beto Goncalves dan Qischil Gandrum, mereka mencoba untuk mengurung pertahanan Terengganu. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta.
Di awal babak kedua, Arema Cronus berupaya menambah daya dobrak mereka. Samsul Arif dimasukkan mengganti Qischil Gandrum.
Masuknya Samsul membuat Arema sempat mendominasi laga di awal babak kedua. Namun, beberapa peluang, yang sempat mereka miliki, tak bisa dituntaskan oleh anak asuh Suharno tersebut.
Terengganu juga beberapa kali memiliki peluang di kotak penalti Arema. Sayang, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tak ingin kebobolan, Arema berupaya memperkuat lini belakang mereka. Menit 62, Victor Igbobefo dimasukkan, menggantikan Munhar yang sudah mulai kehabisan tenaga. Selain Victor, Suharno juga memasukkan Cristian Gonzales, menggantikan Beto Goncalves sebagai ujung tombak Arema.
Sunarto, yang mulai kehabisan nafas juga ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Di kubu Terengganu, Marcio Souza yang nampak frustasi gagal membobol gawang mantan klubnya, ditarik menit 65. Posisinya digantikan Ismail Faruqi bin Ashari.
Kerap patahnya serangan anak asuhnya di lini tengah membuat Suharno kembali melakukan perubahan komposisi. Arif Suyono ditarik, digantikan Ahmad Bustomi.
Pergantian ini sukses berbuah manis di menit 76. Sepakan I Gede Sukadana dari luar kotak penalti sukses membobol gawan Terengganu, yang dikawal Mohammad Shamiza bin Yusof.
Ketinggalan satu gol, Terengganu coba membalas. Namun, upaya anak asuh Haji Abdul Rahman bin Haji Ibrahim ini selalu berujung kegagalan.
Menit terakhir, keajaiban datang bagi Terengganu. Memanfaatkan kesalahan barisan belakang Arema, Ismail Faruqi bin Ashari melepaskan sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Made Wardana.
Arema berupaya kembali menekan pertahanan Terengganu sepanjang sisa laga. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini, Arema Cronus menurunkan beberapa pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Nama-nama seperti Qischil Gandrum, Gilang Ginarsa dan Arif Suyono menjadi pilihan Pelatih Arema Suharno untuk mengawali laga.
Meski menurunkan pemain 'lapis kedua', Arema Cronus tetap berupaya menunjukkan penampilan agresif. Sayang, ketatnya pertahanan Sang Penyu -julukan Terengganu- masih menyulitkan penggawa Arema Cronus membahayakan gawang tim asal Malaysia tersebut.
Sementara itu, Terengganu justru beberapa kali menyulitkan lini belakang Arema. Pergerakan Mamadou Hady Barry dan Marcio Souza beberapa kali mengancam benteng pertahanan tuan rumah, yang di laga ini dikawal Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Menit 28, Terengganu menciptakan peluang emas pertama di laga ini. Namun, sepakan Abdul Manas Bin Mamat masih tepat mengarah ke pelukan Made Wardana.
Arema coba bangkit dari tekanan. Melalui Sunarto, Beto Goncalves dan Qischil Gandrum, mereka mencoba untuk mengurung pertahanan Terengganu. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta.
Di awal babak kedua, Arema Cronus berupaya menambah daya dobrak mereka. Samsul Arif dimasukkan mengganti Qischil Gandrum.
Masuknya Samsul membuat Arema sempat mendominasi laga di awal babak kedua. Namun, beberapa peluang, yang sempat mereka miliki, tak bisa dituntaskan oleh anak asuh Suharno tersebut.
Terengganu juga beberapa kali memiliki peluang di kotak penalti Arema. Sayang, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tak ingin kebobolan, Arema berupaya memperkuat lini belakang mereka. Menit 62, Victor Igbobefo dimasukkan, menggantikan Munhar yang sudah mulai kehabisan tenaga. Selain Victor, Suharno juga memasukkan Cristian Gonzales, menggantikan Beto Goncalves sebagai ujung tombak Arema.
Sunarto, yang mulai kehabisan nafas juga ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Di kubu Terengganu, Marcio Souza yang nampak frustasi gagal membobol gawang mantan klubnya, ditarik menit 65. Posisinya digantikan Ismail Faruqi bin Ashari.
Kerap patahnya serangan anak asuhnya di lini tengah membuat Suharno kembali melakukan perubahan komposisi. Arif Suyono ditarik, digantikan Ahmad Bustomi.
Pergantian ini sukses berbuah manis di menit 76. Sepakan I Gede Sukadana dari luar kotak penalti sukses membobol gawan Terengganu, yang dikawal Mohammad Shamiza bin Yusof.
Ketinggalan satu gol, Terengganu coba membalas. Namun, upaya anak asuh Haji Abdul Rahman bin Haji Ibrahim ini selalu berujung kegagalan.
Menit terakhir, keajaiban datang bagi Terengganu. Memanfaatkan kesalahan barisan belakang Arema, Ismail Faruqi bin Ashari melepaskan sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Made Wardana.
Arema berupaya kembali menekan pertahanan Terengganu sepanjang sisa laga. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 12 Desember 2023 23:45Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
-
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Liga Inggris 14 Oktober 2020 15:51 -
Bola Indonesia 12 Januari 2020 18:59 -
Bola Indonesia 22 Mei 2018 14:17Setelah Dikabarkan Meninggal, Ini Reaksi Mantan Pemain Arema
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 April 2026 12:00 -
Bola Indonesia 22 April 2026 11:52 -
Bola Indonesia 22 April 2026 11:35 -
Liga Inggris 22 April 2026 11:32 -
Liga Inggris 22 April 2026 11:30 -
Liga Inggris 22 April 2026 11:25
MOST VIEWED
- Link Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Persib: Disiarkan di Indosiar dan Vidio, Kick-off Jam 7 Malam
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil
- Hasil Dewa United vs Persib: Maung Bandung Dapat 1 Poin Walau Tertinggal 2 Gol, Persaingan Juara Makin Panas!
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562588/original/021749900_1776833317-Screenshot_2026-04-22_at_11.39.19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562479/original/013457300_1776830871-IMG_0699.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562478/original/067562000_1776830845-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_10.24.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561037/original/042315900_1776739217-John_Ternus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520708/original/035499600_1772630964-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)

