
Bola.net - Arema Cronus memastikan diri lolos ke Semifinal SCM Cup 2015. Menghadapi Persela Lamongan, di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (20/01), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan meraih kemenangan kedua mereka pada ajang ini dengan skor 2-1.
Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Persela begitu laga dimulai. Serbuan demi serbuan Samsul Arif dan kawan-kawan membuat lini belakang Persela yang dikomando David Pagbe pontang-panting mempertahankan area mereka.
Peluang perdana Arema datang menit ke-5. Sepakan Sengbah Kennedy mengarah tepat ke gawang Persela. Namun sepakan gelandang Liberia ini masih terlalu lemah.
Semenit kemudian, Samsul Arif berhasil mengontrol bola umpan Hendro Siswanto. Tanpa kesulitan, eks penggawa Persela ini melepas sepakan ke gawang Choirul Huda. Namun, bola masih melenceng dari sasaran.
Dua menit kemudian, lagi-lagi Samsul menebar teror di kotak penalti Arema. Namun, Huda masih sigap menepis bola yang melaju deras ke gawangnya.
Huda kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-12. Dengan cekatan, eks penjaga gawang Timnas Indonesia ini menepis tendangan first-time Cristian Gonzales yang meluncur deras ke pojok kanan gawangnya.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Balsa Bozovic melepas sepakan keras ke gawang Arema. Bola menghantam mistar dan masuk ke gawang Kadek Wardana.
Kebobolan, Arema meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya ini terus gagal berkat kokohnya tembok pertahanan Persela dan apiknya penampilan Huda.
Menit 42, Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Sengbah Kennedy yang berhasil menembus lini belakang Persela, Mahyadi Panggabean melanggar pemain asal Liberia itu. Tanpa ampun, wasit Nuzur Fadila memberi hadiah penalti bagi Arema. Fabiano Beltrame -yang ditunjuk menjadi algojo- sukses membobol gawang mantan klubnya tersebut.
Usai menyamakan kedudukan, Arema terus berupaya menekan pertahanan Persela. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Tiga menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya berbalik unggul. Meneruskan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales menyundul bola ke gawang Persela. Upaya Huda menepis bola sia-sia belaka. Bola tetap menembus gawangnya.
Meski telah berbalik unggul, Arema terus tampil agresif. Mengandalkan kecepatan mereka, anak-anak asuh Suharno ini menekan pertahanan Persela.
Menit 60, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun aksi spektakuler Huda menepis sundulan Sengbah Kennedy membuat peluang Arema gagal.
Lima menit berselang, Huda kembali membuat penyelamatan spektakuler. Kali ini, dia terbang menepis sundulan Ahmad Noviandani yang melaju ke arah gawangnya.
Ahmad Noviandani kembali kehilangan peluang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol pada laga ini. Meski telah berhadapan dengan Huda, sepakannya pada menit 73 masih melenceng dari gawang Persela.
Sampai akhir pertandingan, Arema terus menekan pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Nuzur Fadilla meniup peluit panjang tanda laga usai tak ada tambahan gol tercipta. (den/dzi)
Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Persela begitu laga dimulai. Serbuan demi serbuan Samsul Arif dan kawan-kawan membuat lini belakang Persela yang dikomando David Pagbe pontang-panting mempertahankan area mereka.
Peluang perdana Arema datang menit ke-5. Sepakan Sengbah Kennedy mengarah tepat ke gawang Persela. Namun sepakan gelandang Liberia ini masih terlalu lemah.
Semenit kemudian, Samsul Arif berhasil mengontrol bola umpan Hendro Siswanto. Tanpa kesulitan, eks penggawa Persela ini melepas sepakan ke gawang Choirul Huda. Namun, bola masih melenceng dari sasaran.
Dua menit kemudian, lagi-lagi Samsul menebar teror di kotak penalti Arema. Namun, Huda masih sigap menepis bola yang melaju deras ke gawangnya.
Huda kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-12. Dengan cekatan, eks penjaga gawang Timnas Indonesia ini menepis tendangan first-time Cristian Gonzales yang meluncur deras ke pojok kanan gawangnya.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Balsa Bozovic melepas sepakan keras ke gawang Arema. Bola menghantam mistar dan masuk ke gawang Kadek Wardana.
Kebobolan, Arema meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya ini terus gagal berkat kokohnya tembok pertahanan Persela dan apiknya penampilan Huda.
Menit 42, Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Sengbah Kennedy yang berhasil menembus lini belakang Persela, Mahyadi Panggabean melanggar pemain asal Liberia itu. Tanpa ampun, wasit Nuzur Fadila memberi hadiah penalti bagi Arema. Fabiano Beltrame -yang ditunjuk menjadi algojo- sukses membobol gawang mantan klubnya tersebut.
Usai menyamakan kedudukan, Arema terus berupaya menekan pertahanan Persela. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Tiga menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya berbalik unggul. Meneruskan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales menyundul bola ke gawang Persela. Upaya Huda menepis bola sia-sia belaka. Bola tetap menembus gawangnya.
Meski telah berbalik unggul, Arema terus tampil agresif. Mengandalkan kecepatan mereka, anak-anak asuh Suharno ini menekan pertahanan Persela.
Menit 60, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun aksi spektakuler Huda menepis sundulan Sengbah Kennedy membuat peluang Arema gagal.
Lima menit berselang, Huda kembali membuat penyelamatan spektakuler. Kali ini, dia terbang menepis sundulan Ahmad Noviandani yang melaju ke arah gawangnya.
Ahmad Noviandani kembali kehilangan peluang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol pada laga ini. Meski telah berhadapan dengan Huda, sepakannya pada menit 73 masih melenceng dari gawang Persela.
Sampai akhir pertandingan, Arema terus menekan pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Nuzur Fadilla meniup peluit panjang tanda laga usai tak ada tambahan gol tercipta. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 12:54Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu dan Gubernur BI
-
Liputan6 6 Juni 2026 11:46Bahas Rupiah 18.000 per Dolar AS, ini Hasil Rapat DPR dan Pemerintah
-
Liputan6 6 Juni 2026 11:12Detik-Detik Pabrik Ikan di Pati Terbakar
-
Liputan6 6 Juni 2026 11:06Bayang-Bayang Granat di Perguruan Cikini
-
Liputan6 6 Juni 2026 10:41Pramono Buka Peluang Gratiskan Ancol hingga Ragunan saat HUT Jakarta
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7896475/original/043029700_1780725740-IMG_2910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7888802/original/088640200_1780717331-IMG_4763.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7892431/original/049079500_1780721186-IMG_2956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7890453/original/009463600_1780719140-IMG-20260606-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6431605/original/021520300_1779299741-berkat-dukungan-4-negara-ini-indonesia-pertahankan-kemerdekaan-rev-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7876995/original/007262100_1780704262-IMG_4744.jpeg)

