
Bola.net - Arema Cronus berhasil lolos dari kekalahan di kandang, Minggu (25/05). Tertinggal lebih dulu dua gol dari Persib Bandung, anak asuh Suharno ini mampu mengakhiri laga dengan skor 2-2. Dua gol Persib pada laga ini dicetak Ferdinand Sinaga. Sementara, dua gol Arema diborong Gustavo Lopez.
Arema Cronus, yang kembali tampil dengan kekuatan terbaik mereka, berupaya mendikte permainan sejak awal laga dimulai. Gustavo Lopez dan kawan-kawan nampak berupaya menekan pertahanan Persib Bandung.
Sementara, Pangeran Biru -julukan Persib, tak terpancing bermain menyerang secara frontal. Mereka lebih memilih melakukan serangan balik, mengandalkan kecepatan Ferdinand Sinaga dan Tantan di lini serang.
Menit 12, solo run Ferdinand Sinaga dari sektor sayap kanan pertahanan Arema mengecoh lini pertahanan tuan rumah. Namun, begitu mendekat kotak penalti Arema, bola terlepas dari penguasaan Ferdinand. Walhasil, bola disapu barisan belakang Arema.
Semenit kemudian, Samsul Arif sempat membobol gawang Persib, memanfaatkan bola muntah hasil tepisan I Made Wirawan. Namun, gol dianulir karena Samsul dinilai telah berada dalam posisi offside.
Gagal unggul, Arema tak patah arang. Anak asuh Suharno ini terus berupaya membongkar pertahanan Persib.
Menit 25, Arema memiliki peluang melalui Cristian Gonzales. Namun sundulan Gonzales -memanfaatkan umpan Sukadana- masih tepat mengarah ke Made Wirawan.
Dua menit kemudian, giliran Samsul Arif memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakannya -memanfaatkan umpan Alfarizi, membentur pemain belakang Persib.
Samsul kembali memiliki peluang pada menit 36. Namun kali ini sepakannya masih terlalu tinggi di atas mistar gawang Persib.
Gustavo Lopez sempat membuat jantung para penggawa Persib berdegup kencang. Eksekusi tendangan bebasnya pada menit 39 mengarah tepat ke gawang Made Wirawan. Namun, bola masih membentur mistar gawang Persib dan bergulir ke luar kotak penalti.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan pada akhir babak pertama. Umpan Makan Konate dimanfaatkan dengan apik oleh Ferdinand Sinaga untuk menyontek bola di mulut gawang Arema.
Pada awal babak kedua, Persib menggandakan keunggulan mereka. Sukses melewati Victor Igbonefo, Ferdinand Sinaga melepas sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Kurnia Meiga.
Menit 49, Ferdinand Sinaga lagi-lagi mengancam gawang Arema. Namun, kali ini, Kurnia Meiga berhasil menepis sepakan keras eks penggawa Timnas U-23 itu.
Berusaha menambah kekuatan lini depan, Arema melakukan perubahan komposisi pemain pada menit 51. Samsul Arif ditarik dan digantikan Dendi Santoso.
Upaya ini membuahkan hasil. Menit 55, mereka memperkecil ketinggalan melalui sepakan jarak jauh Gustavo Lopez.
Sepuluh menit kemudian, Arema mendapat peluang emas melalui titik penalti. Penalti ini diberikan Wasit Suyanto menyusul pelanggaran Vladimir Vujovic pada Arif Suyono.
Gustavo Lopez yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Tendangannya mengecoh I Made Wirawan dan menyamakan kedudukan.
Mampu menyamakan kedudukan, mental penggawa Arema kembali terangkat. Mereka mulai berani lagi mendominasi serangan.
Sementara, Persib tak mengubah pola. Firman Utina dan kawan-kawan tetap mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam gawang Arema.
Sepuluh menit laga tersisa, pelatih Arema memasukkan Sunarto untuk menggantikan Beto Goncalves. Sementara, di kubu Persib, Tantan ditarik dan diganti Atep. Persib kembali melakukan pergantian pemain pada menit 86. Ferdinand Sinaga ditarik dan diganti Djibril Coulibaly.
Jelang laga berakhir, Arema terus menekan pertahanan tim tamu. Sebuah peluang dari Dendi Santoso jelang pertandingan berakhir nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Persib, kiper Made Wardhana dengan sigap menepis peluang tersebut.
Meskipun terus mencoba segala cara di sisa waktu pertandingan, skor imbang 2-2 tak mengalami perubahan hingga pertandingan berakhir. (den/dzi)
Arema Cronus, yang kembali tampil dengan kekuatan terbaik mereka, berupaya mendikte permainan sejak awal laga dimulai. Gustavo Lopez dan kawan-kawan nampak berupaya menekan pertahanan Persib Bandung.
Sementara, Pangeran Biru -julukan Persib, tak terpancing bermain menyerang secara frontal. Mereka lebih memilih melakukan serangan balik, mengandalkan kecepatan Ferdinand Sinaga dan Tantan di lini serang.
Menit 12, solo run Ferdinand Sinaga dari sektor sayap kanan pertahanan Arema mengecoh lini pertahanan tuan rumah. Namun, begitu mendekat kotak penalti Arema, bola terlepas dari penguasaan Ferdinand. Walhasil, bola disapu barisan belakang Arema.
Semenit kemudian, Samsul Arif sempat membobol gawang Persib, memanfaatkan bola muntah hasil tepisan I Made Wirawan. Namun, gol dianulir karena Samsul dinilai telah berada dalam posisi offside.
Gagal unggul, Arema tak patah arang. Anak asuh Suharno ini terus berupaya membongkar pertahanan Persib.
Menit 25, Arema memiliki peluang melalui Cristian Gonzales. Namun sundulan Gonzales -memanfaatkan umpan Sukadana- masih tepat mengarah ke Made Wirawan.
Dua menit kemudian, giliran Samsul Arif memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakannya -memanfaatkan umpan Alfarizi, membentur pemain belakang Persib.
Samsul kembali memiliki peluang pada menit 36. Namun kali ini sepakannya masih terlalu tinggi di atas mistar gawang Persib.
Gustavo Lopez sempat membuat jantung para penggawa Persib berdegup kencang. Eksekusi tendangan bebasnya pada menit 39 mengarah tepat ke gawang Made Wirawan. Namun, bola masih membentur mistar gawang Persib dan bergulir ke luar kotak penalti.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan pada akhir babak pertama. Umpan Makan Konate dimanfaatkan dengan apik oleh Ferdinand Sinaga untuk menyontek bola di mulut gawang Arema.
Pada awal babak kedua, Persib menggandakan keunggulan mereka. Sukses melewati Victor Igbonefo, Ferdinand Sinaga melepas sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Kurnia Meiga.
Menit 49, Ferdinand Sinaga lagi-lagi mengancam gawang Arema. Namun, kali ini, Kurnia Meiga berhasil menepis sepakan keras eks penggawa Timnas U-23 itu.
Berusaha menambah kekuatan lini depan, Arema melakukan perubahan komposisi pemain pada menit 51. Samsul Arif ditarik dan digantikan Dendi Santoso.
Upaya ini membuahkan hasil. Menit 55, mereka memperkecil ketinggalan melalui sepakan jarak jauh Gustavo Lopez.
Sepuluh menit kemudian, Arema mendapat peluang emas melalui titik penalti. Penalti ini diberikan Wasit Suyanto menyusul pelanggaran Vladimir Vujovic pada Arif Suyono.
Gustavo Lopez yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Tendangannya mengecoh I Made Wirawan dan menyamakan kedudukan.
Mampu menyamakan kedudukan, mental penggawa Arema kembali terangkat. Mereka mulai berani lagi mendominasi serangan.
Sementara, Persib tak mengubah pola. Firman Utina dan kawan-kawan tetap mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam gawang Arema.
Sepuluh menit laga tersisa, pelatih Arema memasukkan Sunarto untuk menggantikan Beto Goncalves. Sementara, di kubu Persib, Tantan ditarik dan diganti Atep. Persib kembali melakukan pergantian pemain pada menit 86. Ferdinand Sinaga ditarik dan diganti Djibril Coulibaly.
Jelang laga berakhir, Arema terus menekan pertahanan tim tamu. Sebuah peluang dari Dendi Santoso jelang pertandingan berakhir nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Persib, kiper Made Wardhana dengan sigap menepis peluang tersebut.
Meskipun terus mencoba segala cara di sisa waktu pertandingan, skor imbang 2-2 tak mengalami perubahan hingga pertandingan berakhir. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
SOROT
-
Liputan6 2 Juni 2026 19:23Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying
-
Liputan6 2 Juni 2026 19:23Habisi Nyawa WN Korsel, Mantan Istri Bayar Eksekutor Ratusan Juta
-
Liputan6 2 Juni 2026 19:23Polisi Dipukul Saat Demo, Pelaku Diduga Kabur ke Hutan
-
Liputan6 2 Juni 2026 19:22Detik-detik Terakhir Sebelum Pengusaha Korsel Tewas Dibunuh
MOST VIEWED
Berapa Hadiah yang Didapat PSG dan Arsenal Andai Juara Liga Champions?
Persib Klarifikasi Banned Transfer FIFA: Bukan Penunggakan Gaji Pemain, tapi Terminasi Kontrak Daisuke Sato
Jelang Final Liga Champions: Apakah Ini Kelemahan Arsenal yang Bisa Dimanfaatkan PSG?
Jakarta Tuan Rumah Drawing ASEAN Club Championship pada 5 Juni 2026, Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia?
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462232/original/013223100_1767517916-UI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499788/original/044286700_1770794535-55087563512_0cf2a5328d_c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6461876/original/048016500_1779324747-napi-kasus-narkoba-di-lp-banda-aceh-tiba-tiba-meninggal-dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7616714/original/051091200_1780402977-707359.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/686109/original/mayat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7616204/original/002768100_1780402332-260602-digendong-paspampres-momen-siswa-smp-salam-tinju-dengan-prabowo-di-atas-mobil-maung-3abd67.jpg)

