
Bola.net - Persib Bandung tidak hanya kalah dari Persija Jakarta pada leg pertama babak final piala Menpora 2021. Klub berjuluk Pangeran biru tersebut juga tidak mampu mencetak gol.
Padahal sebelum pertandingan pelatih Persib, Robert Rene Alberts menjanjikan permainan menyerang. Kenyataannya mereka juga gagal menciptakan banyak peluang.
Terkait hal itu, Robert Alberts menyebut pertahanan Persija sebagai penyebabnya, selain permainan lambat di awal laga. Sehingga, Persib sedikit kesulitan untuk bisa menciptakan peluang.
"Kami mulai dengan sangat pelan seperti yang disampaikan," kata Robert Alberts dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Mereka juga bertanding dengan cara bertahan luar biasa sehingga kami tidak bisa menciptakan banyak peluang," tegas pelatih asal Belanda itu.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Kebobolan dari Crossing
Di sisi lain, pada pertandingan melawan Persija, Persib kembali kebobolan melalui skema crossing. Robert menyebut bahwa itu juga terjadi karena permainan lambat timnya.
"Kami merespon dengan lambat, khususnya pertandingan hari ini kami merespon dengan lambat lagi, centre back dan centre midfielder sangat lambat pada second ball di pertandingan ini," lanjut Robert.
"Setelah ini kami harus meningkat lagi, turnamen ini seperti yang saya katakan kita tidak bermain selama satu tahun, bagi saya, poinnya kami mencoba lagi pertandingan selanjutnya," tandasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 April 2026 09:12Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 10:26 -
Bulu Tangkis 20 April 2026 10:25 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:10 -
Liga Inggris 20 April 2026 09:53 -
Voli 20 April 2026 09:42 -
Liga Inggris 20 April 2026 09:39
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5056844/original/091010400_1734563733-MacBook_Air_M3_013.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4199043/original/007538600_1666333613-pencurian_HP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558100/original/048170900_1776406048-sapu7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2938351/original/055837500_1571028075-download.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559856/original/056017600_1776649446-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_08.36.13.jpeg)

