Sejumlah Pembicara Pastikan Hadiri Diskusi Sepak Bola Nasional

Sejumlah Pembicara Pastikan Hadiri Diskusi Sepak Bola Nasional
PSSI
- Sejumlah pembicara yang berkompeten dipastikan hadir dalam acara diskusi sepak bola bertajuk "Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari Sanksi FIFA" yang akan digelar di ruang VIP Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada Senin (4/7).

Pembicara yang akan tampil dalam diskusi antara lain Utut Adianto (Komisi X), Gordon Morgot (BOPI), Iman Arif (BTN), Arya Abhiseka (atau yang mewakili LPI) serta Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar dan sejumlah calon ketua umum PSSI, calon Eksekutif Komite PSSI dan mantan pemain sepak bola.

"Hampir seluruhnya mereka menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara diskusi ini. Bahkan Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar memasukkan kegiatan ini ke dalam agendanya," ujar Ketua Panitia Ario Yosia di Jakarta, Sabtu.

Selain nama-nama tersebut di atas, lanjut Ario, beberapa nama calon kandidat yang sudah memastikan bakal hadir adalah Taher Mahmud, Adam Dambea, Achsanul Qosasih, Sutiyoso, IGK Manila dan Rahim Soekasah.

"Tetapi dari stake holder lainnya seperti dari manajemen PT Djarum (sponsor kompetisi Liga Super Indonesia) tak bisa hadir karena mereka sedang ada kegiatan di luar kota," kata Ario.

Diskusi yang bertujuan untuk menyatukan visi dan misi menjelang Kongres PSSI di Solo pada 9 Juli itu akan menghadirkan Menpora Andi Mallarangeng sebagai pembicara utama.

Ario menjelaskan diskusi ini digelar karena terdorong oleh situasi dan kondisi persepakbolaan yang masih dilanda carut marut sehingga ikut memprihatinkan kalangan wartawan yang sehari-hari meliput kegiatan sepakbola nasional dan tergabung dalam PSSI Pers.

"Melalui diskusi ini diharapkan 'stake holder' dan seluruh insan sepakbola di Tanah Air bisa kembali bersatu membangun sepak bola yang maju dan berprestasi. Sebagai landasannya, diskusi ini diharapkan bisa menjadi ajang rekonsiliasi bagi pihak-pihak yang selama ini memiliki perbedaan pendapat yang tajam," ujarnya.

Ario Yosua yang juga seorang wartawan yakin para stake holder tersebut memiliki niat baik dan tulus untuk membangun sepakbola Indonesia yang lebih baik dan lebih berprestasi dilandaskan pada kekompakan dalam membangun organisasi PSSI yang jauh lebih baik. (ant/row)

Berita Terkait