
Bola.net - Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra menyebut kegagalan timnya meraih kemenangan dan lolos ke semifinal AFC Cup 2013 hanya karena kurang beruntung.
Seperti diketahui, Semen Padang gagal melangkah ke semifinal AFC Cup setelah hanya bermain imbang 1-1 dengan East Bengal. Hasil imbang yang diraih di kandang sendiri tersebut tidak cukup mengantarkan tim berjuluk Kabau Sirah lolos ke semifinal setelah pada leg pertama di kandang East kalah dengan skor 0-1.
"Seluruh pemain sudah bermain maksimal, hanya faktor keberuntunganlah yang kurang bagi tim ini setelah banyak peluang emas gagal menjadi gol," katanya usai pertandingan.
Dikatakannya, pada laga tersebut Semen Padang sejatinya mampu menguasai pertandingan dan memberikan tekanan ke pertahanan East Bengal. Beberapa peluang emas pada babak pertama banyak tercipta, namun penyelesaian akhir kurang sempurna dan gagal menjadi gol.
Meski begitu, kekalahan tersebut, dikatakan Jafri Sastra, akan menjadi pengalaman hebat bagi Semen Padang di masa mendatang.
"Namun ini sudah berakhir, anak-anak sudah bekerja keras dan kita harapkan tim ini bisa lebih baik lagi pada pertandingan lainnya," tandasnya.
Pada leg kedua tersebut, Semen Padang meski sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Edward Wilson Junior di babak pertama harus puas bermain imbang setelah James Moga mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-78. (ant/dzi)
Seperti diketahui, Semen Padang gagal melangkah ke semifinal AFC Cup setelah hanya bermain imbang 1-1 dengan East Bengal. Hasil imbang yang diraih di kandang sendiri tersebut tidak cukup mengantarkan tim berjuluk Kabau Sirah lolos ke semifinal setelah pada leg pertama di kandang East kalah dengan skor 0-1.
"Seluruh pemain sudah bermain maksimal, hanya faktor keberuntunganlah yang kurang bagi tim ini setelah banyak peluang emas gagal menjadi gol," katanya usai pertandingan.
Dikatakannya, pada laga tersebut Semen Padang sejatinya mampu menguasai pertandingan dan memberikan tekanan ke pertahanan East Bengal. Beberapa peluang emas pada babak pertama banyak tercipta, namun penyelesaian akhir kurang sempurna dan gagal menjadi gol.
Meski begitu, kekalahan tersebut, dikatakan Jafri Sastra, akan menjadi pengalaman hebat bagi Semen Padang di masa mendatang.
"Namun ini sudah berakhir, anak-anak sudah bekerja keras dan kita harapkan tim ini bisa lebih baik lagi pada pertandingan lainnya," tandasnya.
Pada leg kedua tersebut, Semen Padang meski sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Edward Wilson Junior di babak pertama harus puas bermain imbang setelah James Moga mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-78. (ant/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:03Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
