
Bola.net - Tim Transisi menyiapkan Tim Pengaman untuk mencegah kedatangan pengurus PSSI yang masih dibekukan untuk menghadiri Pembukaan Piala Presiden di Denpasar, Bali, Minggu (30/8).
Apalagi, ada informasi PSSI telah menyebarkan undangan gelap terkait pembukaan turnamen tersebut.
"Sungguh tidak terpuji jika PSSI menyebar undangan gelap terkait Piala Presiden ini. Mereka sedang dibekukan, sama sekali tidak berhak ikut campur apalagi jika tujuannya tidak baik. Karena itu kita siapkan Tim Pengaman. Atribut PSSI saja tidak boleh ada, apalagi pengurusnya," tegas anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Tim Pengaman ini, lanjut Zuhairi, dibentuk karena demi menjaga kelancaran pembukaan Piala Presiden. Sekaligus menunjukkan bahwa ajang ini tidak ada kaitan dengan PSSI yang masih beku.
"Undangan pembukaan Piala Presiden diurus langsung Istana seperti disampaikan pihak promotor. Jadi sangat ceroboh jika PSSI menyebar undangan gelap. Kita minta semua pihak memperhatikan ini," tambah Zuhairi.
Zuhairi juga mengakui bahwa pihaknya mendengar ada kelompok suporter yang antipati dengan PSSI juga siap membantu pengamanan agar pengurus PSSI tidak hadir di Bali.
"Perhatian dan partisipasi mereka kita hargai, tapi kita minta agar mereka tetap memperhatikan dan menjaga suasana kondusif serta berkoordinasi dengan aparat keamanan resmi," tuturnya. (esa/dzi)
Apalagi, ada informasi PSSI telah menyebarkan undangan gelap terkait pembukaan turnamen tersebut.
"Sungguh tidak terpuji jika PSSI menyebar undangan gelap terkait Piala Presiden ini. Mereka sedang dibekukan, sama sekali tidak berhak ikut campur apalagi jika tujuannya tidak baik. Karena itu kita siapkan Tim Pengaman. Atribut PSSI saja tidak boleh ada, apalagi pengurusnya," tegas anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Tim Pengaman ini, lanjut Zuhairi, dibentuk karena demi menjaga kelancaran pembukaan Piala Presiden. Sekaligus menunjukkan bahwa ajang ini tidak ada kaitan dengan PSSI yang masih beku.
"Undangan pembukaan Piala Presiden diurus langsung Istana seperti disampaikan pihak promotor. Jadi sangat ceroboh jika PSSI menyebar undangan gelap. Kita minta semua pihak memperhatikan ini," tambah Zuhairi.
Zuhairi juga mengakui bahwa pihaknya mendengar ada kelompok suporter yang antipati dengan PSSI juga siap membantu pengamanan agar pengurus PSSI tidak hadir di Bali.
"Perhatian dan partisipasi mereka kita hargai, tapi kita minta agar mereka tetap memperhatikan dan menjaga suasana kondusif serta berkoordinasi dengan aparat keamanan resmi," tuturnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
