
Bola.net - - Arema FC mengalami kekalahan telak ketika bertemu dengan Persija jakarta di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak pada hari Sabtu (31/3) kemarin di Stadion Gelora Bung Karno. Kekalahan besar seperti itu tak akan terjadi jika Arema tak lengah, menurut Hanif Andurrauf Sjahbandi.
Dalam pertandingan tersebut, Arema FC sebenarnya tampil cukup baik pada babak pertama. Sempat tertinggal lebih dulu lewat Marko Simic pada menit ke-27, Singo Edan kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui gol Ahmet Atayef.
Namun, semua seakan berubah pada babak kedua. Persija justru bangkit dan menguasai permainan. Alhasil dua gol tercipta melalui Simic dan Jaimerson Xavier. Kedua gol itu pun berasal dari skema yang sama, yaitu umpan sepak pojok Ismed Sofyan yang disambut oleh tandukan pemain-pemain asing Persija itu.
Hanif mengaku tak bisa banyak berkomentar. Dia mengakui kualitas Persija dalam penyelesaian akhir lebih baik dari Arema FC.
"Saya tidak bisa banyak berkomentar karena gol-gol yang mereka cetak memang bisa dibilang sangat bagus dalam sisi penyelesaian akhir. Babak pertama kami bisa unggul dan membuat peluang dari serangan balik yang kami bangun. Babak kedua pun kami ingin terus bisa menyerang, tapi akhirnya justru karena keinginan itu kami lengah sehingga kebobolan dua gol lagi," ujar Hanif Sjahbandi.
Kemenangan untuk Persija membuat mereka menduduki peringkat kedua di klasemen Liga 1 sementara. Sementara kekalahan bagi Arema FC membuat mereka menduduki peringkat sembilan untuk sementara.
Sumber: Bola.com
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 April 2026 11:55 -
Tim Nasional 20 April 2026 11:53 -
Liga Inggris 20 April 2026 11:47 -
Otomotif 20 April 2026 11:46 -
Otomotif 20 April 2026 11:43 -
Otomotif 20 April 2026 11:39
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5402724/original/044281600_1762269993-WhatsApp_Image_2025-11-04_at_18.59.33.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560254/original/043200900_1776661106-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_11.33.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560094/original/004840600_1776658318-billie_eilish.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560122/original/096176100_1776658974-InShot_20260420_094923315.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3392990/original/024354600_1614845874-068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560065/original/037828600_1776657513-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10.45.21.jpeg)

