"Sangat disesalkan, PSSI selaku induk organisasi sepakbola Indonesia yang dalam statutanya dijelaskan tunduk dan patuh terhadap undang-undang negara justru melakukan pelanggaran," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
"Bagaimana anggotanya (klub) mau taat aturan bila induknya justru melakukan melanggar hukum negara? Ini kelalaian yang sangat menyedihkan,"sambungnya,
Selain itu, SOS juga menyoroti masalah pemain asing anyar, yang baru masuk di putaran kedua ISC A 2016. Mereka menilai PT Gelora Trisula Semesta (GTS), sebagai operator ISC A 2016, melakukan pembiaran terhadap masalah ini dengan membiarkan para pemain ini untuk bermain, padahal belum memiliki KITAS.
"Ini pelanggaran yang disengaja. Bukan hanya pelanggaran terhadap regulasi yang dibuat, tapi juga pelanggaran terhadap hukum negara. Harusnya GTS menjadi garda terdepan dalam menegakkan aturan. Bukan malah melegalkan yang illegal," kata Akmal. “
Sebelumnya, GTS dinilai juga telah melakukan pembiaran terhadap pelanggaran Regulasi dan Manual ISC yang telah mereka buat terkait penggunaan pemain/pelatih asing. Dalam pasal 32 ayat 1, tercantum persyaratan keimigrasian yang harus dipenuhi pemain asing di ISC 2016
seperti paspor, KITAS, dan salinan kontrak kerja pemain asing. Dalam Pasal 33 tentang status pemain, tercantum pula: GTS berhak melakukan verifikasi terhadap dokumen yang dipersyaratkan terhadap proses pendaftaran pemain. Ketidaklengkapan dokumen dari pemain akan mengakibatkan pemain yang bersangkutan tidak akan disahkan oleh GTS.
Namun, walau membuat aturan seperti itu, fakta di lapangan PT GTS membiarkan bahkan mengesahkan dan memberikan “lampu hijau” kepada pemain dan pelatih yang tak memiliki izin kerja dan KITAS bermain di ISC A putaran pertama.
Selama putaran pertama, tercatat 82 pemain dan pelatih asing yang keluar masuk ambil bagian di ISC A. Kini, di putaran kedua, berdasarkan data yang dimiliki SOS sampai 6 September 2016, ada 26 pemain asing baru yang direkrut klub, plus tiga pelatih asing tim nasional.
“Di putaran pertama ISC, SOS mencatat negara dirugikan lebih dari Rp500 juta akibat pembiaran terhadap pelanggaran aturan izin kerja dan KITAS. Ini bukan nilai yang sedikit, Di putaran kedua SOS berharap semua aturan ditegakkan dengan sebenarnya dan sejujurnya. BOPI sebagai kepanjangan pemerintah untuk urusan olahraga profesional harus pro aktif menegakkan aturan negara. Jangan lagi membiarkan pelanggaran," kata Akmal.
"Besok, Jumat (09/09), pekan ke-19 akan kembali digelar. Peringatan dari Menpora harus dikawal. Jangan sampai sebatas peringatan normatif dan tetap dilanggar. Cita-cita reformasi tata kelola sepak bola nasional jangan sampai hanya sebatas slogan,"ia menandaskan. [initial] (den/asa)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Tim Nasional 29 Oktober 2026 17:12Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
-
Bola Indonesia 28 Oktober 2026 19:143 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
BERITA LAINNYA
-
indonesia 30 Oktober 2026 15:17Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:06Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:02Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:34Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
-
Liputan6 30 Oktober 2026 15:13Kemendagri Percepat Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386466/original/014521800_1793348019-1d166084-97ad-4422-811f-04062161bdb6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)

