
Bola.net - Indonesia sejatinya menjadi tuan rumah untuk ajang Piala AFF U-16, U-19, dan Futsal 2015. Namun hal tersebut, kini berpotensi sirna akibat sanksi yang telah diberikan FIFA.
Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Federasi Sepak Bola Asean (AFF) terkait kepastian hal tersebut.
"Saat di Manama, ketika Kongres AFC, saya masih bilang bahwa PSSI berupaya agar tidak disanksi FIFA. Tapi, karena keputusan sanksi sudah turun, kami bersurat ke AFF termasuk ke AFC karena sebelumnya mencalonkan menjadi tuan rumah Piala AFC U-16 dan U-19. Jadi, kami menyerahkan ke AFF dan AFC untuk status tuan rumah," ungkapnya.
Lebih jauh diterangkannya, bahwa peluang menjadi tuan rumah Piala AFF U-16, U-19, dan Futsal, sebetulnya masih terbuka. Apalagi, penyelenggaraan tersebut masih cukup lama.
Misalnya saja, Piala AFF U-16 yang direncanakan digelar 27 Juli-7 Agustus, Piala AFF U-19 22 Agustus-4 September, sementara Piala AFF Futsal 8-18 Oktober.
"Peluang ada jika ada solusi yang membuat FIFA mencabut sanksi. Tapi, kami tidak bisa berandai-andai karena tidak mau membuat susah federasi lain yang akan mengirimkan tim," tuturnya.
Akibat sanksi FIFA, PSSI kehilangan hak sebagai anggota dan seluruh wakil Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi FIFA dan AFC. Lain halnya dengan tim nasional Indonesia U-23 yang masih diperbolehkan ikut SEA Games 2015 di Singapura.
Sanksi juga membuat PSSI tidak mendapat keuntungan dari FIFA dan AFC melalui program pengembangan, kursus, dan pelatihan. Sanksi tersebut, diberikan FIFA tanpa batas waktu dan baru akan dicabut apabila PSSI berjalan tanpa intervensi dari pemerintah. (esa/dim)
Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Federasi Sepak Bola Asean (AFF) terkait kepastian hal tersebut.
"Saat di Manama, ketika Kongres AFC, saya masih bilang bahwa PSSI berupaya agar tidak disanksi FIFA. Tapi, karena keputusan sanksi sudah turun, kami bersurat ke AFF termasuk ke AFC karena sebelumnya mencalonkan menjadi tuan rumah Piala AFC U-16 dan U-19. Jadi, kami menyerahkan ke AFF dan AFC untuk status tuan rumah," ungkapnya.
Lebih jauh diterangkannya, bahwa peluang menjadi tuan rumah Piala AFF U-16, U-19, dan Futsal, sebetulnya masih terbuka. Apalagi, penyelenggaraan tersebut masih cukup lama.
Misalnya saja, Piala AFF U-16 yang direncanakan digelar 27 Juli-7 Agustus, Piala AFF U-19 22 Agustus-4 September, sementara Piala AFF Futsal 8-18 Oktober.
"Peluang ada jika ada solusi yang membuat FIFA mencabut sanksi. Tapi, kami tidak bisa berandai-andai karena tidak mau membuat susah federasi lain yang akan mengirimkan tim," tuturnya.
Akibat sanksi FIFA, PSSI kehilangan hak sebagai anggota dan seluruh wakil Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi FIFA dan AFC. Lain halnya dengan tim nasional Indonesia U-23 yang masih diperbolehkan ikut SEA Games 2015 di Singapura.
Sanksi juga membuat PSSI tidak mendapat keuntungan dari FIFA dan AFC melalui program pengembangan, kursus, dan pelatihan. Sanksi tersebut, diberikan FIFA tanpa batas waktu dan baru akan dicabut apabila PSSI berjalan tanpa intervensi dari pemerintah. (esa/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 09:36Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini 5 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:43Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:42Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
