
Bola.net - PSM Makassar mengawali turnamen segitiga Wai Kota Cup dengan manis. Menghadapi tuan rumah Persiter Ternate di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat (21/12) sore, PSM menang dengan skor tipis 2-1.
PSM Makassar unggul lebih dulu lewat gol kapten Andi Oddang di menit ke-14. Oddang berhasil memanfaatkan kesalahan bek Persiter, Sahjuan Doa. Sahjuan awalnya mencoba menguasai bola namun terpeleset karena licinnya lapangan. Oddang yang berada di belakangnya langsung berlari mengambil bola dan menaklukkan kiper Persiter, Zulkifli Saleh.
Kebobolan satu gol membuat Oktovianus Maniani dkk langsung melancarkan serangan balik. Namun, mereka tidak bisa menembus benteng pertahanan PSM yang dijaga Rasul Z, Iqbal Samad, Aswar Samsuddin, dan Suwandi. Beberapa kali peluang yang dibuat oleh Oktovianus, Rahmat Rivai, Rusdianto Abdillah, dan sejumlah pemain Persiter lainnya gagal.
Permainan menawan ditunjukkan oleh Fachrul. Kiper yang masih dalam tahap negosiasi dengan manajemen PT PSM ini beberapa kali berhasil menyelamatkan gawang PSM dari kebobolan. Bahkan, sepakan Okto di Menit ke-45 berhasil ditepis Fachrul dengan baik. Hingga peluit turun minum dibunyikan, skor 1-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua tempo permainan semakin meninggi. Aksi Okto mendominasi permainan Persiter sehingga dijaga lebih ketat oleh barisan belakang PSM. Di menit ke-54, wasit Aris Papuili menghadiahi penalti untuk tuan rumah setelah Okto dilanggar dalam kotak penalti.
Rahmat Rivai yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan menundukkan Fachrul Nurdin. Skor imbang 1-1 untuk Persiter.
Melihat tim lawan berhasil menyamakan kedudukan, pelatih PSM, Petar Segrt, langsung memasukkan sejumlah pemain kuncinya. Pelatih berkebangsaan Kroasia itu memasukkan Ilija Spasojevic dan Rahmat untuk menggantikan Andi Oddang dan Qifli Tamarah.
Petar juga memasukkan Hendra Wijaya, Lebut, Rasyid Bakri, Satrio Syam, dan I Made Dwi Aryadana untuk menambah daya gedor. Cara ini terbukti berhasil dengan sejumlah peluang diciptakan PSM. Namun licinnya lapangan karena guyuran hujan deras membuat pemain beberapa kali terpeleset.
Di penghujung laga, Spaso berhasil membuat gol lewat sundulan kepalanya. Striker asal Montenegro ini memanfaatkan umpan matang Hendra Wijaya dari sisi kiri gawang Zulkifli. Dengan cepat Spaso melompat lebih tinggi dan menyarangkan bola ke gawang. PSM pun unggul 2-1 dan bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.
Pelatih Persiter Ternate, Arisona Hamadi, tidak mempermasalahkan kekalahan yang didapat pasukannya. Ia malah mengaku senang dengan hasil pertandingan tersebut. Pasalnya, pertandingan tersebut memberikan hiburan yang bagus untuk publik Ternate.
"Sangat menghibur. Ini sudah lumayan buat kita karena baru lima hari melakukan persiapan. Tim ini baru dibentuk. Kita hanya kecolongan di menit akhir," kata Arisona.
Pada laga selanjutnya, PSM akan menghadapi Persebaya Surabaya, Minggu (23/12) nanti. (nda/dzi)
PSM Makassar unggul lebih dulu lewat gol kapten Andi Oddang di menit ke-14. Oddang berhasil memanfaatkan kesalahan bek Persiter, Sahjuan Doa. Sahjuan awalnya mencoba menguasai bola namun terpeleset karena licinnya lapangan. Oddang yang berada di belakangnya langsung berlari mengambil bola dan menaklukkan kiper Persiter, Zulkifli Saleh.
Kebobolan satu gol membuat Oktovianus Maniani dkk langsung melancarkan serangan balik. Namun, mereka tidak bisa menembus benteng pertahanan PSM yang dijaga Rasul Z, Iqbal Samad, Aswar Samsuddin, dan Suwandi. Beberapa kali peluang yang dibuat oleh Oktovianus, Rahmat Rivai, Rusdianto Abdillah, dan sejumlah pemain Persiter lainnya gagal.
Permainan menawan ditunjukkan oleh Fachrul. Kiper yang masih dalam tahap negosiasi dengan manajemen PT PSM ini beberapa kali berhasil menyelamatkan gawang PSM dari kebobolan. Bahkan, sepakan Okto di Menit ke-45 berhasil ditepis Fachrul dengan baik. Hingga peluit turun minum dibunyikan, skor 1-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua tempo permainan semakin meninggi. Aksi Okto mendominasi permainan Persiter sehingga dijaga lebih ketat oleh barisan belakang PSM. Di menit ke-54, wasit Aris Papuili menghadiahi penalti untuk tuan rumah setelah Okto dilanggar dalam kotak penalti.
Rahmat Rivai yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan menundukkan Fachrul Nurdin. Skor imbang 1-1 untuk Persiter.
Melihat tim lawan berhasil menyamakan kedudukan, pelatih PSM, Petar Segrt, langsung memasukkan sejumlah pemain kuncinya. Pelatih berkebangsaan Kroasia itu memasukkan Ilija Spasojevic dan Rahmat untuk menggantikan Andi Oddang dan Qifli Tamarah.
Petar juga memasukkan Hendra Wijaya, Lebut, Rasyid Bakri, Satrio Syam, dan I Made Dwi Aryadana untuk menambah daya gedor. Cara ini terbukti berhasil dengan sejumlah peluang diciptakan PSM. Namun licinnya lapangan karena guyuran hujan deras membuat pemain beberapa kali terpeleset.
Di penghujung laga, Spaso berhasil membuat gol lewat sundulan kepalanya. Striker asal Montenegro ini memanfaatkan umpan matang Hendra Wijaya dari sisi kiri gawang Zulkifli. Dengan cepat Spaso melompat lebih tinggi dan menyarangkan bola ke gawang. PSM pun unggul 2-1 dan bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.
Pelatih Persiter Ternate, Arisona Hamadi, tidak mempermasalahkan kekalahan yang didapat pasukannya. Ia malah mengaku senang dengan hasil pertandingan tersebut. Pasalnya, pertandingan tersebut memberikan hiburan yang bagus untuk publik Ternate.
"Sangat menghibur. Ini sudah lumayan buat kita karena baru lima hari melakukan persiapan. Tim ini baru dibentuk. Kita hanya kecolongan di menit akhir," kata Arisona.
Pada laga selanjutnya, PSM akan menghadapi Persebaya Surabaya, Minggu (23/12) nanti. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 6 September 2025 16:46Pelatih Timnas Lebanon Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia, Kok Bisa?
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 9 Mei 2026 02:20 -
Bola Indonesia 9 Mei 2026 01:55 -
News 9 Mei 2026 00:53 -
Liga Inggris 9 Mei 2026 00:51 -
News 9 Mei 2026 00:06 -
Liga Champions 8 Mei 2026 23:32
MOST VIEWED
- Ribuan Bobotoh Padati GBLA Jelang Persija vs Persib, Atmosfer Dukungan Membara
- Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri: Siapa yang Paling Diuntungkan dalam Perburuan Juara?
- Beckham Putra yang Terus Berkembang dengan Karier Paling Stabil di Generasinya
- 2 Klub Sudah Promosi ke BRI Super League, Siapa Rebut Tiket Ketiga?
HIGHLIGHT
- Daftar 5 Pegulat Tertajir WWE: The Rock Lewat, Vin...
- 9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
- 10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
- 7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
- Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
- 9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
- Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/908132/original/002510900_1435049231-pencabulan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5648288/original/003996900_1778259253-653643ad-c9c9-4225-b015-d8fb1d0a4f74.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5647209/original/055657400_1778256897-IMG_1519.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5645944/original/022744600_1778254492-IMG_20260508_205933.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5646301/original/034639000_1778255032-WhatsApp_Image_2026-05-08_at_20.31.14.jpeg)

