Resmi Disanksi PSSI! Rafael Struick Absen 2 Laga BRI Super League Usai Insiden Tendang Bola ke Spasojevic

Bola.net - Kabar buruk menimpa penyerang andalan Dewa United, Rafael Struick, di pentas BRI Super League 2025/26. Bintang muda Timnas Indonesia ini resmi dijatuhi sanksi disipliner yang cukup berat.
Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengambil langkah tegas menyusul insiden panas yang melibatkan dirinya. Struick terbukti melakukan tindakan tidak terpuji terhadap pemain lawan.
Hukuman ini merupakan buntut dari keributan dengan striker veteran Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic. Peristiwa tersebut terjadi pada laga pekan ke-16 di Stadion Sumpah Pemuda.
Akibat ulah emosionalnya, Struick harus membayar mahal. Ia dipastikan absen membela tim dalam beberapa laga krusial ke depan.
Denda dan Larangan Bermain untuk Struick
Berdasarkan sidang Komdis, Struick dikenai hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan. Hukuman ini tentu merugikan Dewa United yang sedang bersaing ketat.
Tak hanya sanksi larangan tampil, pemain berusia 22 tahun itu juga didenda materi. Ia wajib membayar denda sebesar Rp10 juta ke kas PSSI.
Dalam laporannya, Komdis menilai pelanggaran Struick masuk kategori serius. Ia dianggap sengaja melakukan tindakan kasar yang membahayakan lawan.
Wasit M. Erfan Efendi sendiri langsung mengganjar Struick dengan kartu merah di laga tersebut. Padahal, ia baru saja masuk sebagai pemain pengganti.
Kronologi Tendangan Emosional
Insiden bermula pada menit-menit akhir pertandingan yang bertensi tinggi. Saat itu, Spasojevic terjatuh usai dilanggar oleh Egy Maulana Vikri.
Dalam situasi yang memanas, Struick terpancing emosi sesaat. Ia menendang bola dengan keras tepat ke arah tubuh Spasojevic yang sedang terkapar.
Aksi tersebut langsung memicu reaksi marah dari Spasojevic. Ketegangan sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh rekan setim dan wasit.
Struick pun harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Tindakannya dinilai mencederai sportivitas di lapangan hijau.
Permintaan Maaf Struick
Menyadari kesalahannya, Rafael Struick langsung menunjukkan sikap gentleman. Ia mengirimkan pesan permintaan maaf pribadi kepada Spasojevic via media sosial.
Struick mengakui bahwa tindakannya murni karena emosi sesaat di lapangan. Ia menegaskan tidak ada masalah pribadi dengan seniornya itu.
"Saudaraku, hari ini sama sekali bukan urusan pribadi," tulis Rafael Struick dalam pesannya.
"Saya bertindak karena emosi dan itu tidak benar. Maaf dan semoga sukses di musim ini," lanjutnya.
Respons Berkelas Spasojevic
Ilija Spasojevic merespons permintaan maaf tersebut dengan sikap yang sangat dewasa. Mantan bomber Bali United itu memilih untuk tidak memperpanjang masalah.
Ia menganggap insiden tersebut sebagai bagian dari dinamika pertandingan. Rasa hormat tetap dijunjung tinggi oleh pemain naturalisasi ini.
"Tidak masalah, adik. Kesalahan adalah bagian dari permainan, kita belajar darinya dan melangkah maju," balas Spasojevic bijak.
Bahkan, Spaso memberikan pujian setinggi langit kepada Struick. Ia menyebut juniornya itu sebagai aset berharga bagi sepak bola nasional.
"Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia," pungkas Spasojevic.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 14:12Deniz Undav Tak Berhenti Cetak Gol untuk Timnas Jerman
-
Tenis 15 Juni 2026 13:55Saksikan ATP 500 - The HSBC Championship 2026 di Vidio
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 13:44Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:45Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:34Penyanyi Oliver Tree Tewas dalam Tabrakan 2 Helikopter
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:32Terungkap Penyebab Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka City
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259565/original/005719000_1781506825-IMG_20260615_120204.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259146/original/067535300_1781485776-IMG-20260615-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501133/original/006795100_1770887810-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259534/original/053824500_1781505535-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259479/original/015330900_1781502292-000_32LK3LK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6461876/original/048016500_1779324747-napi-kasus-narkoba-di-lp-banda-aceh-tiba-tiba-meninggal-dunia.jpg)
