
Bola.net - Terpilihnya Ponaryo Astaman yang baru beberapa hari bergabung di PSM Makassar menimbulkan pro dan kontra di kalangan suporter PSM. Suporter meminta agar pelatih Jorg Peter Steinebrunner memberikan jabatan kapten kepada pemain putra daerah, pengalaman yang baik, dan punya dedikasi tinggi kepada PSM Makassar.
Dalam tim PSM, ada dua pemain senior yang asli putra daerah dan merupakan pemain yang dipertahankan. Mereka adalah Andi Oddang dan Syamsul Bachri Chaerudin. Selama ini, ban kapten PSM selalu melekat di lengan Andi Oddang.
Sekretaris Red Gank, Sadakati Sukma, mengaku, saat ini banyak pemain yang layak menyandang ban kapten di lengan kanannya. Maklum, manajemen mendatangkan banyak pemain baru yang sudah senior.
"Tapi kalau bisa selain punya pengalaman, loyalitasnya kepada klub, juga dia itu putra daerah. Karena itu tentu menjadi ikon sendiri buat PSM," katanya.
"Jika saya disuruh memilih, Syamsul lah yang layak mejadi kapten. Selain punya pengalaman, dia putra daerah," lanjutnya.
Namun menurutnya semua itu akan dikembalikan ke tim kepelatihan PSM yang mana yang layak memimpin di lapangan."Kita kembalikan kepada pelatih saja," sambungnya.
Hal yang sama juga di ungkapkan Ketua Kelompok Suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ),Uki Nughraha. Menurutnya, sosok kapten PSM Makassar memang harus punya nilai lebih di PSM Makassar.
"Syamsul memang layak menjadi kapten. Dari segi pengalaman, dia juga eks timnas sama seperti lainya, namun hanya Syamsul yang putra daerah dan punya loyalitas kepada PSM," pungkasnya.
Kordinator Lapangan (Korlap) The Macz Man, Andi Syam Paswah, juga mengungkapkan argumen yang sama. Menurutnya, memang penunjukan ban kapten pada tim adalah hak prerogratif pelatih.
"Namun kita lihat kapabilitas Syamsul juga layak menyandang ban kapten di PSM. Selain itu dia juga putra daerah yang notabene ikon PSM Makassar," pungkasnya
Syamsul dan Ponaryo sempat bermain bersama di PSM saat berkompetisi di Liga Indonesia 2004. Saat itu, Syamsul yang menyandang ban kapten (nda/dzi)
Dalam tim PSM, ada dua pemain senior yang asli putra daerah dan merupakan pemain yang dipertahankan. Mereka adalah Andi Oddang dan Syamsul Bachri Chaerudin. Selama ini, ban kapten PSM selalu melekat di lengan Andi Oddang.
Sekretaris Red Gank, Sadakati Sukma, mengaku, saat ini banyak pemain yang layak menyandang ban kapten di lengan kanannya. Maklum, manajemen mendatangkan banyak pemain baru yang sudah senior.
"Tapi kalau bisa selain punya pengalaman, loyalitasnya kepada klub, juga dia itu putra daerah. Karena itu tentu menjadi ikon sendiri buat PSM," katanya.
"Jika saya disuruh memilih, Syamsul lah yang layak mejadi kapten. Selain punya pengalaman, dia putra daerah," lanjutnya.
Namun menurutnya semua itu akan dikembalikan ke tim kepelatihan PSM yang mana yang layak memimpin di lapangan."Kita kembalikan kepada pelatih saja," sambungnya.
Hal yang sama juga di ungkapkan Ketua Kelompok Suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ),Uki Nughraha. Menurutnya, sosok kapten PSM Makassar memang harus punya nilai lebih di PSM Makassar.
"Syamsul memang layak menjadi kapten. Dari segi pengalaman, dia juga eks timnas sama seperti lainya, namun hanya Syamsul yang putra daerah dan punya loyalitas kepada PSM," pungkasnya.
Kordinator Lapangan (Korlap) The Macz Man, Andi Syam Paswah, juga mengungkapkan argumen yang sama. Menurutnya, memang penunjukan ban kapten pada tim adalah hak prerogratif pelatih.
"Namun kita lihat kapabilitas Syamsul juga layak menyandang ban kapten di PSM. Selain itu dia juga putra daerah yang notabene ikon PSM Makassar," pungkasnya
Syamsul dan Ponaryo sempat bermain bersama di PSM saat berkompetisi di Liga Indonesia 2004. Saat itu, Syamsul yang menyandang ban kapten (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
