
Bola.net - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menyita perhatian publik jelang laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (13/9/2019). Ia mencium aroma yang 'kurang sedap'.
Dia merasa ada yang janggal dari timnya pada musim ini. Setelah melakukan evaluasi putaran pertama, dia melihat ada statistik jika timnya tak pernah mendapatkan penalti dalam 16 laga.
Padahal, dari rekaman pertandingan yang dilihatnya, ada beberapa penalti yang harusnya didapatkan Arema. Contoh terbaru saat timnya ditahan PSIS Semarang di kandang sendiri pada akhir putaran pertama (31/8/2019). Ada kejadian gelandang serang, Makan Konate dilangar dikotak penalti lawan. Tapi, wasit bergeming dan tak memberikan penalti.
“Mungkin Arema tim pertama di dunia yang tidak mendapatkan penalti dalam 16 pertandingan atau separuh kompetisi. Padahal kami melihat ada kejadian yang sama dan dipimpin wasit yang sama. Ketika pemain kami dilanggar di kotak penalti lawan, tidak ada hukuman. Tapi jika terjadi pada tim lain, mereka dapat penalti,” kata Milo.
Itu sebabnya, pada putaran kedua,dia berharap wasit bisa lebih jeli dalam melihat kejadian. Dia berharap wasit tidak perlu ragu nantinya dinilai memihak salah satu klub juga memberikan penalti karena itu hal yang wajar jika memang ada pelanggaran dalam kotak penalti.
Tapi, Arema FC juga punya catatan yang kontras untuk urusan penalti. Mereka juga tidak pernah dapat hukuman penalti paruh musim ini. “Kalau kami tidak pernah kena penalti, itu karena pertahanan Arema bagus,” katanya sambil tertawa.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tanpa Penalti, Arema Tetap Oke
Meski belum pernah mendapatkan penalti, namun performa Arema FC sejauh ini masih jauh dari kata mengecewakan. Mereka sedang menempati peringkat empat klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan perolehan 26 poin.
Tim berjuluk Singo Edan tersebut tertinggal empat angka dari tim penghuni peringkat tiga, Madura United. Namun, mereka masih memiliki cadangan satu pertandingan yang bisa memangkas jarak menjadi satu angka jika berhasil dimenangkan.
Namun Arema belum sepenuhnya aman. Mereka bisa saja disalip oleh rival bebuyutannya, Persebaya Surabaya, jika tergelincir satu dalam satu pertandingan saja. Bajul Ijo saat ini menempati peringkat lima dengan jarak satu poin dengan Arema.
Sumber: Bola.com/Penulis Iwan Setiawan/Editor Wiwig Prayugi
Published: 12 September 2019
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
